
Deli Serdang, Faktainews.com | Warga Desa Rugemuk, khususnya Dusun III, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, mendesak pemerintah segera membangun tembok penahan ombak (breakwater). Desakan tersebut ditujukan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyusul ancaman abrasi pantai dan banjir rob yang kian parah serta membahayakan keselamatan permukiman warga.
Masyarakat pesisir menyebutkan, kondisi garis pantai saat ini semakin mendekati permukiman dan bahkan berdampingan langsung rumah warga. Gelombang laut yang tinggi disertai pasang air laut (rob), terutama saat cuaca ekstrem, mempercepat proses abrasi dan menggerus daratan secara signifikan.
“Rumah kami sekarang sudah sangat dekat dengan laut. Kalau tidak segera dibangun tembok penahan ombak, abrasi akan semakin parah dan jelas membahayakan keselamatan warga,” ujar seorang warga Dusun III kepada wartawan, Sabtu (21/12/2025).
Keluhan serupa disampaikan Asnita (42), warga setempat, yang mengaku cemas setiap kali banjir rob melanda. Menurutnya, air laut kerap masuk hingga ke pekarangan bahkan ke dalam rumah warga, merusak fasilitas umum serta akses jalan lingkungan yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat.
“Sedih rasanya, Pak. Setiap rob datang, air laut masuk ke rumah. Sampai kapan kami harus hidup seperti ini? Kalau malam hari, hanya mendengar suara ombak saja anak-anak sudah ketakutan,” ungkap Asnita dengan nada harap dan cemas.
Warga berharap pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dapat segera turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan sekaligus merealisasikan pembangunan tembok penahan ombak sebagai solusi jangka panjang dalam melindungi kawasan pesisir dari abrasi dan banjir rob.
Selain itu, masyarakat juga meminta dukungan serius dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang serta instansi terkait agar usulan pembangunan breakwater dapat segera diajukan dan masuk dalam program prioritas penanggulangan abrasi dan banjir rob di wilayah pesisir.
Dengan dibangunnya tembok penahan ombak, warga berharap dapat hidup lebih aman dan nyaman, tanpa terus dihantui kekhawatiran akan ancaman gelombang laut yang kian menggerus daratan dan mengancam tempat tinggal mereka.
{Team/ Faktainews.com}