Aksi Pencurian Sawit Digagalkan, Pelaku Kabur Tinggalkan Barang Bukti

Redaksi
By -
0



Deli Serdang, Faktainews.com
| Aksi pencurian tandan buah segar (TBS) kembali terjadi di areal perkebunan PTPN IV Regional II Kebun Limau Mungkur (KLR). Peristiwa tersebut berlangsung pada Minggu malam, 4 Januari 2026, sekitar pukul 19.00 WIB, di Afd 1 Blok 3 Tanaman Menghasilkan (TM) 2023.



Aksi pencurian tersebut terungkap saat dua petugas keamanan, Fitri Adi dan M. Saputra, melaksanakan patroli rutin. Saat menyisir areal kebun, keduanya memergoki seorang pelaku tengah melangsir hasil panen sawit secara ilegal.



Menyadari adanya tindak pencurian, petugas segera berkoordinasi dan meminta bantuan kepada Korkam, BKO, serta personel security lainnya untuk melakukan penyergapan. Namun, sebelum berhasil diamankan, pelaku lebih dulu melarikan diri ke arah perkampungan warga melalui akses jalan kampung.



Meski pelaku berhasil melarikan diri, tim pengamanan tetap berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian. Barang bukti tersebut meliputi 11 tandan buah segar (TBS) dengan total berat sekitar 33 kilogram, brondolan/komedi seberat 3 kilogram, 1 unit sepeda motor, serta 1 buah alat panen jenis along-along. Seluruh barang bukti kini telah diamankan di Pos Security Kebun Limau Mungkur untuk kepentingan penyelidikan dan tindak lanjut.



Peristiwa pencurian tersebut telah dilaporkan secara resmi kepada Manajer Kebun dan Asisten Kebun (Askeb), serta jajaran pimpinan pengamanan, mulai dari Kabag PAM Aset, Kapam Dir, GM DRS, Manajer KLR, hingga Papam Distrik DRS.



Adapun personel yang terlibat dalam penanganan kejadian ini terdiri dari Bapam Pelda Erwan Junedi, unsur BKO Pratu Safrijal dan Pratu Harun, serta anggota Security yakni Fitriadi, M. Malik, Rahmadan Barus, dan Tri.



Manajer Kebun Limau Mungkur menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan intensitas patroli dan pengawasan, terutama pada jam-jam rawan, sebagai langkah tegas untuk menekan aksi pencurian serta memastikan keamanan dan perlindungan aset perusahaan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.



{Team/ Faktainews.com}

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)