
Batang Kuis, Faktainews.com | Pemerintah Kabupaten Deli Serdang melalui Dinas Sumber Daya Mineral dan Bina Konstruksi (SDMBK) merealisasikan perbaikan aspal di Jalan Damai, Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, tepatnya di Dusun I dan Dusun II. Perbaikan ini langsung menuai apresiasi luas dari Pemerintah Desa dan masyarakat setelah bertahun-tahun harus menghadapi kondisi jalan rusak dan berlubang.
Jalan yang sebelumnya memprihatinkan dan kerap menghambat aktivitas warga kini berubah menjadi akses yang mulus dan aman. Dampaknya pun langsung dirasakan masyarakat. Mobilitas harian kembali lancar, akses pendidikan lebih terjamin, dan roda perekonomian warga desa ikut bergerak lebih optimal.
Kepala Desa Tumpatan Nibung, Sarianto, melalui Kepala Dusun I, Dani, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas SDMBK atas respons cepat terhadap aspirasi masyarakat.
Menurutnya, perbaikan Jalan Damai merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat di tingkat desa.
“Jalan Damai adalah urat nadi aktivitas warga Dusun I dan Dusun II. Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Dinas SDMBK. Kini aktivitas masyarakat jauh lebih lancar dan aman,” tegas Dani.
Apresiasi juga datang langsung dari warga. Diah (45), warga Dusun I, mengaku bersyukur karena perbaikan jalan tersebut telah lama dinantikan. Ia menilai kondisi jalan yang baik sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, terutama saat musim hujan.
“Sekarang jalannya sudah mulus. Kami tidak lagi waswas saat melintas, apalagi ketika hujan,” ujarnya.
Meski demikian, masyarakat berharap perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur tidak berhenti di Jalan Damai saja.
Warga meminta agar perbaikan jalan terus berlanjut ke titik-titik lain di Desa Tumpatan Nibung yang masih membutuhkan penanganan serius.
Perbaikan aspal di Jalan Damai ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.
{Faktainews.com}