
Serdang Bedagai, Faktainews.com | Upaya tegas dalam menjaga aset negara kembali ditunjukkan PTPN IV Regional II KSO Kebun Melati. Melalui sinergi antara Tim Pengamanan Kebun dan Polsek Perbaungan, aksi pemanenan liar yang selama ini meresahkan berhasil digagalkan di wilayah Pasar Bengkel, Kecamatan Perbaungan.
Pengamanan dilakukan pada Kamis, 1 Januari 2026, di Blok 01 TM 2017 Afdeling I Kebun Melati. Dalam operasi tersebut, petugas gabungan berhasil mengamankan tiga orang pelaku yang tertangkap tangan saat melakukan pemanenan ilegal di areal perkebunan kelapa sawit milik negara.
Ketiga pelaku diketahui bernama Teguh (34), Ridho (30), dan Sutris (43). Seluruhnya merupakan warga Pasar Bengkel, Kecamatan Perbaungan. Upaya para pelaku untuk melarikan diri gagal setelah petugas mengepung lokasi kejadian.
Dari tangan pelaku, aparat menyita sejumlah barang bukti berupa 10 tandan Tandan Buah Segar (TBS) hasil panen ilegal, satu unit sepeda motor Honda Scoopy tanpa nomor polisi, serta satu unit becak tanpa identitas yang digunakan sebagai sarana angkut hasil curian.
Keberhasilan pengungkapan ini tidak lepas dari perencanaan pengamanan yang terstruktur dan berkelanjutan. Manajemen PTPN IV Regional II KSO Kebun Melati bersama jajaran intelijen Polsek Perbaungan telah menyusun strategi pengamanan sejak November 2025 sebagai langkah konkret menekan angka kehilangan produksi akibat pencurian.
Manajer PTPN IV Regional II KSO Kebun Melati, Mojokerto Nainggolan, menegaskan bahwa tindakan tegas terhadap pelaku pemanenan liar merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga aset negara sekaligus memastikan target produksi tahun 2026 dapat tercapai sesuai perhitungan dan proses telling yang telah ditetapkan.
“Tidak ada toleransi terhadap segala bentuk pencurian yang merugikan perusahaan. Pengamanan akan terus ditingkatkan secara intensif dan berkelanjutan,” tegasnya.
Selanjutnya, para pelaku beserta seluruh barang bukti telah diserahkan kepada Polsek Perbaungan untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Sinergi kuat antara pengamanan internal perusahaan dan aparat kepolisian ini diharapkan mampu memberikan efek jera serta menciptakan rasa aman dan kondusif di lingkungan Kebun Melati.
{Team/ Faktainews.com}