Aksi Pencurian Sawit di Kebun Tandem Kembali Digagalkan, Pelaku Kabur Tinggalkan Barang Bukti

Redaksi
By -
0



Deli Serdang, Faktainews.com
| Tim keamanan Rayon B Kelambir yang terdiri dari unsur Bapam, BKO, dan security kebun kembali berhasil menggagalkan aksi pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di areal Afdeling V Blok 612 Kebun Tandem, Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 17.07 WIB.



Penggagalan aksi tersebut bermula saat tim keamanan melaksanakan patroli rutin di wilayah kebun yang selama ini tergolong rawan terhadap aksi pencurian buah sawit. 



Saat tiba di lokasi, petugas menemukan aktivitas mencurigakan yang mengarah pada upaya pemanenan tandan buah segar secara ilegal.



Menyadari kedatangan petugas keamanan, pelaku yang diduga tengah melakukan pencurian langsung melarikan diri menuju arah perkampungan di sekitar areal kebun. Hingga saat ini, tim keamanan masih melakukan penyisiran di lapangan untuk menelusuri keberadaan pelaku yang berhasil kabur dari lokasi kejadian.


Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa 18 tandan buah sawit jenis produksi (TBS) serta satu buah egrek yang diduga digunakan pelaku untuk memanen buah secara ilegal.



Seluruh barang bukti kemudian diamankan dan dibawa ke Mess Afdeling V Kebun Kelambir untuk keperluan pendataan serta penanganan lebih lanjut.



Manajer Kebun Tandem, Makmur Edison Panjaitan, memberikan apresiasi atas respons cepat tim pengamanan yang berhasil menggagalkan rangkaian aksi pencurian tandan buah segar (TBS) di areal perkebunan. Keberhasilan tersebut dinilai sebagai bukti kesigapan petugas dalam menjaga keamanan sekaligus melindungi aset perusahaan dari praktik pencurian yang kerap berulang.



Ia menegaskan, langkah preventif dan represif agar terus diperkuat melalui peningkatan patroli serta pengawasan di seluruh areal perkebunan. Upaya ini dilakukan untuk menekan praktik pencurian TBS yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi perusahaan.



Selain itu, penguatan pengamanan juga menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga aset perkebunan serta memastikan seluruh aktivitas operasional kebun tetap berjalan aman, tertib, dan kondusif.



“Manajer mengapresiasi kinerja tim pengamanan di lapangan. Ke depan, patroli dan pengawasan akan terus diperketat agar praktik pencurian dapat ditekan dan stabilitas operasional kebun tetap terjaga,” pungkasnya.



{Team/ Faktainews.com}

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)