![]() |
Deli Serdang, Faktainews.com | Manajemen Kebun Tandem kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus memastikan keberlangsungan operasional perusahaan di areal Hak Guna Usaha (HGU) yang masih aktif dan produktif.
Pada Senin (02/03/26), tim pengamanan kebun melakukan pendekatan dialogis terhadap sekelompok masyarakat yang mendirikan bangunan semi permanen di Afdeling 2 Blok 08, yang termasuk dalam areal HGU aktif perusahaan. Aktivitas tersebut diketahui sedang berlangsung saat tim pengamanan melakukan patroli rutin.
![]() |
Dalam kesempatan tersebut, pihak yang berada di lokasi menyampaikan bahwa mereka merupakan bagian dari Kelompok Tani Bakung Hulu Makmur dan mengklaim memiliki dasar administratif atas lahan tersebut. Manajemen kebun menghormati hak setiap pihak untuk menyampaikan aspirasi maupun klaim melalui mekanisme yang berlaku.
Namun demikian, manajemen juga menegaskan bahwa areal dimaksud saat ini masih tercatat sebagai HGU aktif dan sah secara hukum, serta masih dalam kondisi produktif dan dikelola secara operasional oleh perusahaan. Oleh karena itu, segala bentuk aktivitas fisik di dalam areal tersebut perlu mengikuti ketentuan hukum dan proses penyelesaian yang berlaku.
Melalui komunikasi yang terbuka dan persuasif di lapangan, kedua belah pihak sepakat untuk menjaga situasi tetap kondusif. Kelompok yang berada di lokasi bersedia melakukan pembongkaran bangunan yang telah didirikan secara sukarela, sehingga kegiatan berakhir dalam keadaan aman dan tertib.
Manajemen Kebun Tandem menegaskan bahwa perusahaan senantiasa mengedepankan pendekatan humanis, dialog, dan koordinasi dengan para pemangku kepentingan. Di sisi lain, perusahaan juga memiliki tanggung jawab untuk mengamankan aset dan menjaga keberlanjutan areal HGU yang masih berlaku dan produktif demi kepentingan operasional, tenaga kerja, serta kontribusi terhadap perekonomian daerah.
Sebagai bagian dari lingkungan sosial di sekitar wilayah operasional, Kebun Tandem juga terus berupaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja lokal, kemitraan usaha, serta program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berfokus pada bidang pendidikan, keagamaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Perusahaan memandang stabilitas dan hubungan harmonis dengan masyarakat sebagai fondasi utama keberlanjutan usaha jangka panjang.
Ke depan, Manajemen kebun Tandem berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah serta mengedepankan komunikasi yang konstruktif dan penyelesaian melalui mekanisme hukum yang berlaku apabila terdapat perbedaan pandangan terkait status lahan.
{Team/ Faktainews.com}

