Kecelakaan Maut di Pantai Labu, Keluarga Korban Desak APH Usut Tuntas dan Minta Perusahaan Bertanggung Jawab

Redaksi
By -
0



Pantai Labu, Faktainews.com
| Peristiwa kecelakaan maut di Desa Kelambir, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, kembali menjadi perhatian publik. Tabrakan antara mobil Mitsubishi Colt Diesel EL 300 bernomor polisi BK 8316 GQ bermuatan telur ayam dengan sepeda motor yang dikendarai pasangan suami istri itu menyisakan duka mendalam, sekaligus memicu desakan keluarga korban agar Aparat Penegak Hukum mengusut tuntas kasus tersebut.



Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, mobil EL 300 bermuatan telur ayam tersebut melaju dari arah Pantai Labu menuju Batang Kuis. Pada saat bersamaan, pasangan suami istri yang mengendarai sepeda motor datang dari arah berlawanan menuju Desa Rugemuk, Dusun III.



Saat melintasi tikungan di wilayah Desa Kelambir, kedua kendaraan diduga terlibat tabrakan frontal dengan benturan yang cukup keras. Akibat benturan tersebut, pasangan suami istri itu terpental ke pinggir jalan dalam kondisi mengalami luka berat.



Korban diketahui bernama Ilham Fahriza dan istrinya. Dalam peristiwa tersebut, Ilham dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah yang dialaminya. Sementara sang istri mengalami luka serius dan hingga kini masih menjalani perawatan medis intensif.



Di sisi lain, berdasarkan keterangan sejumlah warga di lokasi kejadian, pengemudi mobil EL 300 disebut tidak mengalami luka serius dalam insiden tersebut.



Pasca kejadian, pihak keluarga korban meminta Aparat Penegak Hukum bertindak tegas dan transparan dalam menangani kasus kecelakaan maut tersebut. Mereka berharap penyebab pasti kecelakaan dapat diungkap secara menyeluruh, sekaligus memastikan pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.



“Kami berharap ada keadilan untuk abang kami yang menjadi korban dalam kecelakaan ini. Pihak perusahaan juga diminta bertanggung jawab dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Putri, adik korban Ilham Fahriza, kepada awak media.



Hingga berita ini diterbitkan, pihak keluarga mengaku belum menerima tanggapan maupun bentuk pertanggungjawaban dari perusahaan yang diduga terkait dengan kendaraan tersebut, yakni PT. PMP (Pandawa Mandiri Perkasa) yang beralamat di Jalan Gudang, Desa Saentis.



Masyarakat sekitar pun berharap Aparat Kepolisian segera melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan maut tersebut, sekaligus memastikan proses penanganan perkara berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.



Reporter: Jansen. 

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)