Kepergok Mencuri Sawit, Warga Paya Gambar Langsung Dirringkus Tim PAM–BKO

Redaksi
By -
0



Batang Kuis, Faktainews.com
 | Patroli rutin yang dilakukan Tim Pengamanan (PAM) Kebun Bandar Klippa bersama unsur Bawah Kendali Operasi (BKO) TNI kembali membuahkan hasil. Aksi pencurian tandan buah segar (TBS) berhasil digagalkan, dan seorang pelaku pemanenan liar dibekuk saat beraksi di areal AFD IV, Blok 22 Pasar 6 Timur, Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 11.43 WIB.



Peristiwa tersebut terjadi di wilayah kerja Kebun Bandar Klippa, tepatnya di Akses Desa Paya Gambar Gang Neraka. Saat kejadian, petugas jaga Sujono dan Dhani bersama Tim BUSER tengah melaksanakan patroli rutin dalam rangka pengamanan aset perkebunan.



Tim patroli yang dipimpin oleh KORKAM Chairul Anwar Lubis, dengan dukungan personel BKO TNI Praka Rudy Andika, Praka Fikri Gusasi, Pratu M. Ambri, Praka Teguh Purnomo, serta Danton Ibnu Faisal dan admin Farhan, mendapati seorang perempuan sedang melakukan pemanenan liar di dalam blok kebun.



Menyadari aksinya diketahui petugas, pelaku sempat berusaha melarikan diri. Namun, berkat kesigapan dan koordinasi yang solid, tim berhasil mengejar dan mengamankan pelaku tanpa perlawanan.




Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa dua tandan buah segar (TBS) dengan total berat sekitar 40 kilogram serta dua bilah egrek yang diduga digunakan sebagai alat pencurian. Pihak pengamanan memastikan tidak terdapat kehilangan tambahan di areal kebun atau kehilangan nihil.



Pelaku diketahui bernama Wulandari (35), lahir pada 17 Desember 1990, beralamat di Jalan Neraka, Desa Paya Gambar, dan beragama Islam.



Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti diamankan dan diserahkan ke Polsek Batang Kuis untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.



Manajer Kebun Bandar Klippa, Punantaras Tarigan, menegaskan komitmen manajemen untuk terus meningkatkan intensitas patroli dan pengawasan di seluruh areal kebun. Hal ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan dalam menjaga aset negara serta menindak tegas setiap praktik pencurian dan pemanenan ilegal.



“Tidak ada ruang bagi pelaku pencurian sawit di wilayah kerja Kebun Bandar Klippa,” tegasnya.



{Team/ Faktainews.com}

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)