
Binjai, Faktainews.com | Aksi pencurian hasil perkebunan kembali berhasil digagalkan Tim Pengamanan Kebun Tandem. Tiga orang pelaku pencurian brondolan sawit dibekuk saat patroli pengamanan di Afdeling IV Blok D6 Kebun Tandem, Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 18.09 WIB.
Penangkapan tersebut dilakukan oleh Korkam bersama Bapam dan unsur BKO yang tengah melaksanakan patroli dan pengawasan rutin di areal kebun. Saat melintas di Blok D6, petugas mencurigai keberadaan sejumlah orang yang berada di dalam blok kebun tanpa izin.
Menindaklanjuti kecurigaan itu, tim pengamanan langsung melakukan pengintaian. Dari hasil pengamatan, petugas mendapati para pelaku tengah melakukan pencurian brondolan sawit di dalam areal kebun.
Ketika tim bersiap melakukan penyergapan, keberadaan petugas sempat disadari oleh para pelaku. Namun, berkat kesigapan dan koordinasi yang solid, ketiga pelaku berhasil diamankan di lokasi sebelum sempat melarikan diri.
![]() |
Usai penangkapan, petugas melakukan penyisiran di sekitar tempat kejadian perkara dan mengamankan dua goni brondolan sawit dengan total berat sekitar 60 kilogram. Seluruh pelaku beserta barang bukti kemudian dibawa ke Pos Utama Kebun Tandem untuk diamankan dan dimintai keterangan awal.
Tiga pelaku yang diamankan masing-masing bernama Nuriati (56), warga Paya Bakung Pondok Seng, Putri Purnama Sari (30), warga Desa Bulu Cina, serta Fida Yastuti (30), warga Paya Bakung Pondok Seng. Ketiganya diamankan dalam kondisi tertangkap tangan.
Dari tangan para pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa dua goni brondolan sawit dengan berat total sekitar 60 kilogram serta satu unit sepeda motor Honda C70 tanpa plat nomor. Akses keluar-masuk lokasi pencurian diketahui melalui jalan kebun Afdeling IV yang berbatasan langsung dengan permukiman warga.
Peristiwa tersebut telah dilaporkan kepada Karpim TDM dan Intel JWM. Sesuai arahan Manajer Unit Kebun Tandem, para pelaku beserta seluruh barang bukti selanjutnya diserahkan ke Polsek Binjai/Hamparan Perak untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sementara itu, Korkam Kebun Tandem menegaskan kepada seluruh personel pengamanan agar terus meningkatkan kewaspadaan, memperketat penjagaan, serta mengintensifkan patroli rutin. Langkah ini dinilai penting untuk mendeteksi setiap pergerakan pemanen tidak sah dan menekan praktik pencurian brondolan yang merugikan perusahaan.
{Team/ Faktainews.com}
