Kepergok Saat Mengegrek, Pemanen Liar Tak Berkutik Diringkus Tim PAM Kebun Tandem

Redaksi
By -
0



Deli Serdang, Faktainews.com
| Aksi pencurian tandan buah segar (TBS) kembali digagalkan Tim Pengamanan (PAM) PTPN IV Kebun Tandem. Seorang pemanen liar berhasil dibekuk saat tengah mengegrek buah sawit dalam patroli rutin yang digelar pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 16.35 WIB di Afdeling III Blok 102.



Penangkapan bermula ketika tim PAM melakukan patroli pengamanan di wilayah yang berbatasan langsung antara areal kebun sawit dan kawasan pringan tebu lokasi yang selama ini tergolong rawan aktivitas pencurian.



Saat menyisir area blok, petugas memergoki seorang pria tengah memanen tandan buah segar menggunakan arit. Menyadari keberadaan petugas, pelaku sempat berupaya menghentikan aktivitasnya, namun tim keamanan bergerak cepat melakukan pengejaran.



Pelaku akhirnya berhasil diamankan tanpa perlawanan bersama barang bukti di lokasi kejadian. Dari tangan pelaku, petugas menyita dua tandan buah sawit dengan total berat sekitar 30 kilogram, satu unit sepeda motor Honda Supra X tanpa pelat nomor yang diduga digunakan sebagai sarana pengangkutan hasil curian, serta satu bilah arit yang digunakan untuk memotong buah.



Pelaku diketahui bernama Candra Simanjuntak (40), warga Dusun IV Desa Kota Rantang, Kecamatan Hamparan Perak. Berdasarkan keterangan awal, pelaku berprofesi sebagai pekerja serabutan.



Peristiwa tersebut segera dilaporkan kepada Asisten Afdeling, Koordinator Keamanan (Korkam), serta manajemen kebun untuk penanganan lebih lanjut.



Operasi pengamanan dipimpin langsung oleh Korkam Mayor (Purn) B. Lumban Raja, didampingi personel BKO Yon Kav 6 Pratu Muhammad Revi Prasetyo, serta petugas jaga wilayah yang terdiri dari Fachruzar Sani PA, Fiki Lakmana Putra, M. Irfan, dan Dwi Purnomo.



Keberhasilan pengungkapan ini kembali menunjukkan efektivitas patroli rutin yang diterapkan manajemen Kebun Tandem dalam menekan praktik pencurian hasil perkebunan. Pengawasan berlapis dan respons cepat personel di lapangan menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan produksi sekaligus melindungi aset negara dari kerugian.



Pihak manajemen menegaskan bahwa setiap aktivitas pencurian di lingkungan perkebunan akan ditindak tegas tanpa kompromi. Intensitas patroli dan pengamanan di titik rawan pun terus diperkuat guna memastikan stabilitas operasional kebun tetap terjaga.



{Team/ Faktainews.com}

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)