Kepergok Saat Beraksi, Pencuri Sawit Tak Berkutik Disergap Tim PAM Kebun Tandem

Redaksi
By -
0



Binjai, Faktainews.com
| Tim Pengamanan PTPN IV Kebun Tandem kembali menggagalkan aksi pencurian tandan buah segar (TBS) di areal perkebunan. Seorang pelaku berhasil diamankan saat tengah melangsir hasil curian dalam patroli rutin yang digelar pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 16.15 WIB di Afdeling I Blok 26.



Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur keamanan kebun, BKO, serta petugas security Kebun Tandem. Saat patroli berlangsung, petugas memergoki seorang pemanen liar yang sedang mengangkut buah sawit menggunakan sepeda motor untuk dibawa keluar dari areal kebun.



Melihat aktivitas mencurigakan tersebut, tim keamanan langsung bergerak cepat melakukan penyergapan. Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan bersama barang bukti, kemudian dibawa ke kantor keamanan Kebun Tandem guna menjalani pemeriksaan awal.



Pelaku diketahui bernama Ahmad Sadikin Lubis (46), warga Jalan Medan–Binjai Km 16, Serba Jadi, yang berprofesi sebagai buruh bangunan.



Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa dua tandan buah sawit dengan komedil sekitar 20 kilogram per tandan atau total 40 kilogram, serta satu unit sepeda motor Suzuki Smash tanpa pelat nomor yang diduga digunakan sebagai sarana pengangkutan hasil curian.



Usai pemeriksaan awal, pihak keamanan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan kebun. Selanjutnya, pelaku beserta seluruh barang bukti diserahkan ke Polsek Binjai untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.



Manajer Kebun Tandem, Makmur Edison Panjaitan, menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan bukti nyata komitmen manajemen dalam menjaga dan mengamankan aset perusahaan dari praktik pencurian yang berpotensi mengganggu stabilitas operasional.



Ia menyampaikan, penguatan patroli rutin melalui sinergi tim PAM, BKO, dan security bukan sekadar kegiatan pengawasan, melainkan langkah strategis untuk memastikan setiap aktivitas ilegal dapat terdeteksi sejak dini dan ditindak secara cepat serta terukur di seluruh wilayah kerja perkebunan.



Menurutnya, tindakan tegas yang dilakukan juga menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang mencoba melakukan pencurian hasil produksi. Manajemen menegaskan tidak akan memberi ruang kompromi terhadap pelanggaran hukum yang merugikan perusahaan maupun negara. Pengamanan akan terus diperketat secara berkelanjutan guna menjaga kesinambungan produksi, menciptakan rasa aman di lingkungan kerja, serta melindungi aset negara dari segala bentuk kerugian.



{Team/ Faktainews.com}

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)