
Batang Kuis, Faktainews.com | Upaya pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kembali digagalkan Tim Pengamanan (PAM) Kebun Bandar Klippa. Seorang pria tertangkap tangan saat melakukan panen ilegal di Afdeling III Blok 10 Kebun Bandar Klippa, Selasa malam (24/2/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB ketika Tim PAM KBK melaksanakan patroli rutin di areal perkebunan yang kerap menjadi sasaran aksi pencurian. Sekitar satu jam sebelumnya, petugas telah mencurigai aktivitas panen tanpa izin setelah mendapati seorang pria berada di dalam blok tanaman dengan gerak-gerik mencurigakan.
Petugas kemudian melakukan pengendapan sembari berkoordinasi dengan Korkam, personel BKO, dan Danton guna menutup seluruh jalur pelarian. Pengepungan dilakukan dari arah Kampung Batang Jambu, Pasar 4 Barat, Desa Sidodadi, hingga pelaku akhirnya tidak memiliki ruang untuk meloloskan diri.
Operasi berjalan cepat dan terukur. Pelaku berhasil diamankan di lokasi tanpa perlawanan.
![]() |
Pelaku diketahui bernama Freddi Siswanto (26), warga Dusun V Desa Batang Jambu, Sidodadi, yang bekerja sebagai buruh harian lepas. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan empat tandan TBS dengan komedil seberat 20 kilogram per tandan atau total sekitar 80 kilogram. Seluruh hasil panen ilegal berhasil diselamatkan sehingga tidak menimbulkan kerugian kehilangan bagi pihak kebun.
Usai penangkapan, pelaku beserta barang bukti terlebih dahulu dibawa ke Kantor Kebun Bandar Klippa untuk proses administrasi dan pelaporan internal. Selanjutnya, pelaku digiring ke Polsek Batang Kuis dan tiba sekitar pukul 20.45 WIB untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
![]() |
Keberhasilan ini kembali menegaskan meningkatnya efektivitas patroli dan sistem pengamanan di lingkungan Kebun Bandar Klippa. Pengawasan yang dilakukan secara konsisten dinilai semakin mempersempit ruang gerak pelaku pencurian sawit yang selama ini memanfaatkan celah pengawasan.
Manajer Kebun Bandar Klippa, Punantaras Tarigan, menegaskan manajemen tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi praktik panen ilegal. Patroli rutin dan langkah penindakan tegas akan terus diperkuat sebagai wujud komitmen menjaga aset perusahaan sekaligus menciptakan efek jera bagi pelaku kejahatan di kawasan perkebunan.
{Team/ Faktainews.com}

