Patroli Malam, Tim Pengamanan Kembali Gagalkan Aksi Pencurian Sawit di Kebun Tandem

Redaksi
By -
0



Binjai, Faktainews.com
| Di bawah gelapnya malam, aksi pencurian tandan buah segar (TBS) kembali berhasil digagalkan Tim Pengamanan PTPN IV Kebun Tandem dalam patroli dini hari, Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 01.30 WIB. Seorang pemanen liar dibekuk saat berupaya melangsir hasil panen ilegal di areal Afdeling II Blok 19.



Pengungkapan kasus ini bermula ketika tim keamanan gabungan yang terdiri dari personel PAM, BKO, dan security Kebun Tandem menerima informasi mengenai aktivitas mencurigakan di kawasan perkebunan yang selama ini dikenal sebagai titik rawan pencurian. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera bergerak melakukan patroli intensif sekaligus pengendapan di lokasi yang diduga menjadi area operasi pelaku.



Upaya itu membuahkan hasil. Saat situasi dinilai kondusif untuk dilakukan penindakan, petugas memergoki seorang pemanen liar tengah melangsir buah sawit hasil panen ilegal. Menyadari kehadiran tim keamanan, pelaku sempat berupaya melarikan diri menuju arah perkampungan. Namun, respons cepat dan koordinasi solid petugas berhasil menghentikan pelarian tersebut, sehingga pelaku dapat diamankan tanpa perlawanan.



Dari lokasi kejadian, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 10 tandan buah segar (TBS) dengan komedil sekitar 18 kilogram per tandan atau total mencapai ±180 kilogram. Selain itu, turut disita satu bilah egrek yang digunakan pelaku untuk memanen secara ilegal serta satu unit angkong yang diduga menjadi sarana pengangkutan hasil curian.



Pelaku bersama seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Pos Keamanan Kebun Tandem untuk menjalani pemeriksaan awal. Setelah dilakukan pendataan dan pelaporan kepada pimpinan kebun, pelaku selanjutnya diserahkan ke Polsek Binjai guna menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.



Keberhasilan ini kembali menegaskan efektivitas sistem pengamanan berlapis yang diterapkan di lingkungan Kebun Tandem. Respons cepat serta koordinasi solid antarpersonel di lapangan dinilai menjadi faktor kunci dalam menggagalkan aksi pencurian sekaligus menekan potensi kerugian perusahaan.



Manajer Kebun Tandem, Makmur Edison Panjaitan, menegaskan bahwa pengawasan akan terus diperketat, khususnya pada jam-jam rawan yang kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan.



“Pengamanan dilakukan secara konsisten dan tanpa kompromi. Ini merupakan langkah tegas untuk menjaga stabilitas produksi sekaligus melindungi aset negara dari praktik pencurian,” tegasnya.



Patroli intensif yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi pesan jelas bahwa setiap upaya pencurian di areal perkebunan akan berhadapan langsung dengan penegakan hukum.



{Team/ Faktainews.com}

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)