Pemanen Liar Kembali Beraksi di Kebun Melati, Remaja 15 Tahun Diamankan Saat Patroli Dini Hari

Redaksi
By -
0



Perbaungan, Faktainews.com
| Aksi pemanenan liar kembali terjadi di areal perkebunan milik PTPN IV Kebun Melati. Seorang remaja berusia 15 tahun diamankan tim pengamanan kebun saat patroli rutin dini hari pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.



Peristiwa tersebut berlangsung di Afdeling I Blok 18 tanaman menghasilkan (TM) tahun tanam 2018, wilayah yang selama ini diketahui rawan pencurian tandan buah segar (TBS). Saat melakukan penyisiran area, petugas keamanan menemukan aktivitas mencurigakan yang mengarah pada praktik panen ilegal.



Petugas jaga Irwan Rifai dan Riski Wahyudi (Seksi JWM) segera berkoordinasi dengan personel pengamanan lainnya, yakni Darbakti (Bapam), Agus Supriyono Marbun (BKO 122), Ricky Ginting (BKO Polsek), Safi’i (Danton), serta Prastowo (Dandru). Tim kemudian bergerak cepat melakukan pendekatan taktis ke lokasi kejadian.



Dari empat orang yang diduga terlibat, satu pelaku berhasil diamankan di tempat, sementara tiga lainnya melarikan diri memanfaatkan kondisi gelapnya area perkebunan.



Pelaku yang tertangkap diketahui bernama Hairul Ali Albani (15), warga Gang Jering 2. Mengingat statusnya sebagai anak di bawah umur, penanganan terhadap yang bersangkutan dilakukan melalui mekanisme pembinaan sesuai prosedur yang berlaku.



Dalam penyisiran lanjutan di lokasi, petugas turut mengamankan barang bukti berupa dua tandan TBS dengan berat sekitar 16 kilogram serta satu bilah egrek yang diduga digunakan sebagai alat untuk melakukan pemanenan liar. Seluruh barang bukti kemudian diserahkan ke Polsek Perbaungan guna proses lebih lanjut.



Peristiwa ini kembali menyoroti keterlibatan anak di bawah umur dalam praktik pemanenan ilegal di kawasan perkebunan. Selain menimbulkan kerugian materiil, fenomena tersebut menjadi indikasi adanya persoalan sosial yang memerlukan perhatian bersama.



Manajer PTPN IV Kebun Melati, Mojokerto Nainggolan, menegaskan pihaknya akan terus memperketat patroli malam dan meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan guna mencegah terulangnya kejadian serupa. Ia juga menekankan pentingnya pendekatan pembinaan terhadap pelaku usia muda agar tidak kembali terjerumus dalam aktivitas melanggar hukum.



{Team/ Faktainews.com}

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)