Pencurian Sawit Digagalkan Lagi, Tim PAM Bandar Klippa Ringkus Pelaku dan Serahkan ke Polsek

Redaksi
By -
0



Deli Serdang, Faktainews.com
| Upaya pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kembali kandas di tangan Tim Pengamanan (PAM) Kebun Bandar Klippa. Seorang pria tertangkap basah saat melakukan panen ilegal di Afdeling II Blok 06 Pasar 2 Sentis, Rabu malam (18/2/2026).



Penangkapan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB saat Tim PAM KBK Rayon A Sampali menjalankan patroli rutin di kawasan perkebunan yang selama ini masuk kategori rawan pencurian. Dalam penyisiran areal, petugas mendapati seorang pria tengah memanen sawit secara ilegal di dalam blok tanaman.



Mengetahui aksinya terendus, pelaku berupaya melarikan diri dengan melangsir hasil panen menggunakan becak melalui jalur garapan Pasar 3 Sentis. Namun upaya tersebut tidak berlangsung lama. Tim PAM yang bergerak cepat berhasil menghadang dan mengamankan pelaku berikut barang bukti sebelum hasil panen sempat keluar dari areal kebun.



Pelaku diketahui bernama Bayu Syaputra (32), warga Jalan Sopo Yono Pasar 10 Sentis. Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan 7 tandan TBS dengan komedil seberat 18 kilogram atau total sekitar 126 kilogram. Selain itu, satu unit becak bermotor bernomor polisi BK 3702 HU yang digunakan untuk mengangkut hasil panen ilegal turut disita.



Pihak kebun memastikan tidak ada kehilangan produksi karena aksi pencurian berhasil digagalkan lebih awal melalui patroli aktif petugas pengamanan.



Usai diamankan, Tim PAM Kebun Bandar Klippa segera melaporkan kejadian tersebut kepada manajemen kebun. Pelaku beserta seluruh barang bukti kemudian diserahkan ke Polsek Percut Sei Tuan untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.



Manajer Kebun Bandar Klippa, Punantaras Tarigan, menegaskan bahwa pengamanan akan terus diperketat, terutama pada jam-jam malam yang kerap dimanfaatkan pelaku untuk melakukan panen liar.



“Tidak ada toleransi terhadap praktik pencurian di areal perkebunan. Patroli akan terus ditingkatkan sebagai langkah menjaga aset perusahaan sekaligus memberikan efek jera,” tegasnya.



Langkah cepat aparat pengamanan ini kembali menegaskan bahwa ruang gerak pelaku pencurian sawit di wilayah Kebun Bandar Klippa semakin sempit, seiring pengawasan yang terus diperkuat secara konsisten.



{Team/ Faktainews.com}

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)