![]() |
Batang Kuis, Faktainews.com | Aksi pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kembali berhasil digagalkan Tim Pengamanan (PAM) Kebun Bandar Klippa. Seorang pemanen liar diringkus saat beraksi di Afdeling IV Blok 18 Kebun Bandar Klippa, Minggu (8/2/2026) sore.
Penangkapan terjadi sekitar pukul 16.09 WIB, ketika petugas jaga Tugianto (Security KS) dan Nael (Security JWM) bersama Tim BUSER PAM Rayon B melaksanakan patroli rutin di areal perkebunan. Sekitar pukul 15.00 WIB, petugas memergoki seorang pria tengah melakukan aktivitas panen ilegal di dalam blok kebun.
Menyadari aksinya di pergoki petugas, pelaku sempat berusaha melarikan diri melalui jalur Desa Mesjid Batang Arak. Namun, berkat kesigapan dan respons cepat Tim PAM Rayon B yang didukung personel BKO, upaya pelarian tersebut berhasil digagalkan. Pelaku akhirnya diamankan tanpa perlawanan.
![]() |
Pelaku diketahui bernama Alif Hasibuan, warga Desa Mesjid Batang Arak, dengan pekerjaan serabutan. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa 11 tandan TBS, komedil seberat 7 kilogram, dengan total berat mencapai 77 kilogram, serta satu bilah dodos yang digunakan untuk melakukan panen liar. Dalam kejadian ini, dipastikan tidak terdapat kehilangan TBS dari areal kebun.
Operasi pengamanan tersebut melibatkan Tim BUSER PAM yang terdiri dari Praka Aidhil Fadhila Brutu, Pratu Roby Akhyardi, Pratu Iwan A. Sinaga, dan Pratu Ebeneser Ginting.
Usai penangkapan, Tim PAM Kebun Bandar Klippa segera melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan kebun. Selanjutnya, pelaku beserta seluruh barang bukti diserahkan ke Polsek Batang Kuis untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Manajer Kebun Bandar Klippa, Punantaras Tarigan, menegaskan bahwa pihak manajemen tidak memberikan toleransi sedikit pun terhadap praktik pencurian di lingkungan perkebunan. Ia menegaskan, patroli dan pengamanan akan terus diperketat, terutama pada jam-jam rawan, sebagai bentuk komitmen menjaga aset perusahaan sekaligus memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan.
{Team/ Faktainews.com}


