Tim PAM Kebun Melati Kembali Ringkus Pencuri Sawit dalam Patroli Rutin

Redaksi
By -
0



Perbaungan, Faktainews.com
| Aksi pemanenan liar kembali terjadi di areal PTPN IV Unit Kebun Melati. Dalam patroli rutin pada Rabu siang (11/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, Tim Pengamanan (PAM) kebun berhasil mengamankan satu dari tiga pelaku yang kedapatan mencuri tandan buah segar (TBS) di Afdeling I, Blok 20 Tanaman Menghasilkan (TM) Tahun 2011.



Peristiwa itu terjadi di kawasan Gang Krompol, yang masih berada dalam wilayah operasional Kebun Melati. Saat menyisir blok tersebut, petugas keamanan memergoki tiga orang tengah melakukan pemanenan liar.



Dua pelaku langsung melarikan diri begitu menyadari kehadiran petugas. Namun, satu pelaku berhasil diringkus di lokasi tanpa perlawanan. Ia diketahui bernama Heri Pratama (31), warga Gang Kemiri Pasar 6, yang berprofesi sebagai wirausaha.



Dalam pengamanan tersebut, petugas menyita tiga tandan TBS dengan total berat sekitar 54 kilogram, termasuk komedil seberat 18 kilogram.



Patroli saat kejadian dilakukan oleh Prastowo (Security KS) dan Pandi Kesuma (Security JWM). Barang bukti hasil pengamanan langsung diamankan dan selanjutnya diserahkan ke Polsek Perbaungan untuk proses hukum lebih lanjut.



Manajer PTPN IV Kebun Melati, Mojokerto Nainggolan, menegaskan manajemen bersikap tegas dan tanpa kompromi terhadap segala bentuk praktik pencurian di lingkungan perkebunan. Menurutnya, tindakan ilegal sekecil apa pun tidak akan diberi ruang karena menyangkut perlindungan aset negara dan keberlangsungan operasional perusahaan.



Ia memastikan sistem pengamanan terus diperkuat melalui peningkatan intensitas patroli yang lebih masif, terukur, dan berkelanjutan, dengan melibatkan seluruh unsur pengamanan di lapangan.



“Pengamanan aset perusahaan adalah prioritas utama. Tidak ada toleransi bagi pelaku pencurian. Kami akan terus memperketat pengawasan untuk menjaga stabilitas keamanan serta memastikan operasional kebun berjalan optimal dan tanpa gangguan,” tegasnya.



{Team/ Faktainews.com}

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)