Tim PAM TGP Kembali Ringkus Satu Pencuri Sawit Saat Patroli Malam, Dua Rekannya Melarikan Diri

Redaksi
By -
0



Deli Serdang, Faktainews.com
| Aksi pencurian tandan buah segar (TBS) kembali terjadi di areal Perkebunan Tanjung Garbus Pagar Merbau (TGP). Dalam operasi pengendapan yang digelar pada Rabu malam (11/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIB, tim pengamanan berhasil menangkap satu pelaku di Blok 46 Rawa Keong TM 2001 Afdeling III Penara. Sementara itu, dua rekannya melarikan diri dengan memanfaatkan gelapnya areal perkebunan.



Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan BKO Risky dan petugas keamanan Suheru yang memantau pergerakan tiga orang mencurigakan memasuki blok tanaman menghasilkan. Informasi tersebut segera diteruskan kepada Bapam Kebun dan tim pengamanan untuk dilakukan penyergapan secara terukur.



Tim kemudian bergerak melakukan pengendapan dan penyisiran di sekitar lokasi. Hasilnya, satu orang pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan, sedangkan dua lainnya kabur ke arah areal kebun yang minim penerangan.



Pelaku yang tertangkap diketahui bernama Yeheskiel Sigalingging (18), berstatus pelajar, warga Desa Wonosari Dusun 11, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa dua tandan TBS serta satu bilah arit yang diduga digunakan untuk memanen buah secara ilegal.



Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, pelaku langsung dibawa dengan pengawalan ketat ke kantor TGP bersama barang bukti. Selanjutnya, yang bersangkutan diserahkan ke Polsek Tanjung Morawa guna menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.



Operasi penangkapan ini melibatkan unsur Bapam Kebun, dua personel BKO Yonzipur, serta enam anggota security perkebunan sebagai bagian dari penguatan sistem pengamanan internal.



Manajer Kebun Tanjung Garbus, Zulfahmi Agustian, menegaskan bahwa manajemen tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi pelaku pencurian di areal perkebunan.



“Tidak ada toleransi bagi pelaku pencurian. Patroli dan pengendapan akan terus kami tingkatkan. Setiap pelanggaran akan diproses tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.



Ia menambahkan, pengamanan akan terus diperketat melalui patroli rutin di titik-titik rawan serta respons cepat terhadap setiap laporan di lapangan, demi menjaga stabilitas operasional dan melindungi aset perusahaan dari praktik kriminal berulang.



{Team/ Faktainews.com}



Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)