Dua Aksi Panen Liar Digagalkan dalam Sehari di Kebun Melati, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan

Redaksi
By -
0



Perbaungan, Faktainews.com
| Tim keamanan PTPN IV Kebun Melati kembali menunjukkan ketegasannya dalam menjaga aset perusahaan. Dalam satu hari, Selasa (24/3/2026), dua aksi pemanenan liar berhasil digagalkan di lokasi yang berbeda, dengan dua pelaku berhasil diamankan.



Peristiwa pertama terjadi pada pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB di Afdeling I Blok 01 tanaman menghasilkan (TM) tahun tanam 2017. Saat patroli rutin dilakukan, petugas mendapati aktivitas mencurigakan yang mengarah pada praktik panen ilegal.



Petugas jaga yang terdiri dari Pandi, Irwan, Beni, dan Aris Sandi (Seksi JWM), bersama personel pengamanan lainnya, bergerak cepat melakukan penindakan. Dari empat orang yang diduga terlibat, satu pelaku berhasil diamankan, sementara tiga lainnya melarikan diri. 



Pelaku yang tertangkap diketahui bernama Setiawan (37), warga Karang Rejo. Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan barang bukti berupa 17 tandan tandan buah segar (TBS) dengan estimasi berat sekitar 221 kilogram, satu unit sepeda motor Honda Supra 125 R, serta satu unit angkong yang diduga digunakan untuk mengangkut hasil panen ilegal. Seluruh barang bukti kemudian diserahkan ke Polsek Perbaungan untuk proses hukum lebih lanjut.



Pada hari yang sama, sekitar pukul 19.00 WIB, tim keamanan kembali menggagalkan aksi serupa di Afdeling III Blok 43 tanaman menghasilkan (TM) tahun tanam 2023. Dalam kejadian ini, satu orang pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan.



Pelaku diketahui bernama Dodi Prandika (29), warga Dusun Rambe, Desa Melati. Dari tangan pelaku, petugas menyita barang bukti berupa 4 tandan TBS serta satu goni berisi brondolan sawit dengan total berat sekitar 36 kilogram.



Kedua kasus ini menegaskan bahwa praktik panen liar masih menjadi ancaman serius di wilayah perkebunan. Namun demikian, respons cepat dan konsistensi patroli yang dilakukan tim keamanan terbukti mampu menekan potensi kerugian serta menjaga stabilitas keamanan di lingkungan kebun.



Manajer PTPN IV Kebun Melati, Mojokerto Nainggolan, menegaskan bahwa pengawasan akan terus diperketat, khususnya di titik-titik rawan. Ia juga memastikan koordinasi dengan aparat penegak hukum akan terus ditingkatkan agar setiap pelaku tindak pencurian diproses secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku.



{Team/ Faktainews.com}

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)