Dua Aksi Pencurian Sawit Digagalkan dalam Sehari, 34 Tandan TBS Diamankan di Kebun Tandem

Redaksi
By -
0



Deli Serdang, Faktainews.com
| Tim pengamanan Kebun Tandem kembali menunjukkan respons cepat dalam menggagalkan aksi pencurian tandan buah segar (TBS) di dua lokasi berbeda, Rabu (15/4/2026). Dalam dua operasi terpisah, total 34 tandan TBS berhasil diamankan dari upaya pencurian di areal perkebunan.



Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 07.30 WIB di areal Afdeling II Blok 09. Saat melakukan patroli rutin, tim gabungan yang terdiri dari unsur keamanan kebun, BKO, dan security memergoki pemanen liar tengah melangsir buah sawit. Menyadari kehadiran petugas, pelaku langsung melarikan diri ke arah Kampung Peringgan.



Petugas segera melakukan pengejaran dan penyisiran di lokasi. Meski pelaku berhasil meloloskan diri, tim menemukan buah sawit yang masih berserakan, diduga belum sempat dibawa kabur. Dari lokasi ini, petugas mengamankan 16 tandan TBS komedil dengan berat sekitar 288 kilogram. Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Pos Keamanan Kebun Tandem untuk diamankan dan didata.



Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 11.30 WIB, tim kembali menggagalkan aksi serupa di areal Afdeling V Blok 612, Kelambir. Dalam patroli lanjutan, petugas mendapati indikasi kuat aktivitas pencurian di lokasi tersebut. Namun, pelaku lebih dulu melarikan diri ke arah perkampungan saat mengetahui kedatangan petugas.


Upaya penyisiran kembali dilakukan, dan petugas berhasil mengamankan 18 tandan buah sawit jenis TBS yang ditinggalkan di lokasi. Barang bukti tersebut kemudian diamankan dan diserahkan kepada mandor untuk penanganan lebih lanjut.



Manajemen Kebun Tandem menegaskan tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi praktik pencurian dan panen liar. Pengawasan akan terus diperketat, terutama di titik-titik rawan, dengan pola patroli yang lebih intensif dan terukur.



“Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di areal kebun. Setiap tindakan ilegal akan kami tindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas manajemen.



Langkah tegas ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga aset sekaligus memastikan operasional perkebunan tetap berjalan aman, tertib dan kondusif.



{Team/ Faktainews.com}

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)