
Deli Serdang, Faktainews.com | Aksi pencurian tandan buah segar (TBS) kembali digagalkan tim pengamanan Kebun Tandem dalam patroli subuh, Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 04.15 WIB. Penindakan dilakukan di areal Afdeling II Blok 47, salah satu titik rawan yang kerap menjadi sasaran pelaku kejahatan.
Tim gabungan yang terdiri dari unsur keamanan kebun, BKO, dan security memergoki pemanen liar yang tengah melangsir buah sawit menggunakan becak motor di pinggiran kebun tebu. Tanpa menunggu lama, petugas langsung melakukan pengejaran.
Namun, keberadaan petugas lebih dulu terdeteksi. Para pelaku memilih kabur dengan memasuki areal kebun tebu dan melarikan diri ke arah perkampungan. Upaya penyisiran sempat dilakukan, namun pelaku berhasil meloloskan diri.
Meski demikian, operasi ini tidak sia-sia. Petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 13 tandan buah sawit jenis TBS komedil dengan berat sekitar 234 kilogram, satu unit becak motor Honda bernomor polisi BK 1271 BO, serta satu bilah egrek yang diduga digunakan untuk memanen secara ilegal.
Seluruh barang bukti kemudian diamankan ke Pos Keamanan Kebun Tandem untuk pendataan dan penanganan lebih lanjut. Peristiwa ini juga telah dilaporkan kepada manajemen sebagai bagian dari langkah penindakan lanjutan.
Maraknya aksi pencurian dalam beberapa waktu terakhir dinilai tidak lepas dari faktor meningkatnya harga sawit di pasaran, yang mendorong intensitas aktivitas ilegal di areal perkebunan. Menyikapi hal tersebut, Kebun Tandem terus memaksimalkan sistem pengamanan di seluruh area kebun.
Manajemen Kebun Tandem menegaskan akan terus memperkuat patroli, terutama pada jam-jam rawan seperti dini hari. Pengawasan dilakukan lebih intensif dan terukur guna menutup setiap celah yang dimanfaatkan pelaku kejahatan.
Tidak ada toleransi terhadap praktik pencurian. Setiap tindakan ilegal akan ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sebagai upaya menjaga aset perusahaan sekaligus memastikan operasional perkebunan tetap berjalan aman, tertib, dan kondusif.
{Team/ Faktainews.com}