Tim Keamanan Kebun Melati Tangkap Dua Pelaku Pencurian Sawit

Redaksi
By -
0



Perbaungan, Faktainews.com
| Aksi pemanenan liar kembali terungkap di areal PTPN IV Kebun Melati. Dua pelaku berhasil diamankan tim pengamanan saat patroli dini hari pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 00.10 WIB.



Peristiwa tersebut terjadi di Afdeling I Blok 02 tanaman menghasilkan (TM) tahun tanam 2017, yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan pencurian tandan buah segar (TBS). Saat melakukan patroli rutin, petugas mendapati aktivitas mencurigakan yang mengarah pada praktik panen ilegal.



Petugas jaga Rahmad Juangga dan M. Reza (Seksi JWM) segera berkoordinasi dengan personel pengamanan lainnya, yakni Darbakti (Bapam), Endra Gunawan (BKO 122), Safi’i (Danton), serta Prastowo (Dandru). Tim kemudian bergerak cepat melakukan penindakan di lokasi.



Dua pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan. Keduanya diketahui bernama Adi Surya (40), warga Pematang Sijonam, dan M. Noris Sinaga (25), warga Fortuna Dusun I.



Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan barang bukti berupa 9 tandan TBS dengan estimasi berat sekitar 108 kilogram, serta satu unit becak bermotor yang diduga digunakan untuk mengangkut hasil panen ilegal. Seluruh pelaku beserta barang bukti kemudian diserahkan ke Polsek Perbaungan untuk proses hukum lebih lanjut.



Manajer PTPN IV Kebun Melati, Mojokerto Nainggolan, menegaskan pihaknya tidak akan memberi toleransi terhadap segala bentuk praktik panen liar di wilayah kerjanya. Ia memastikan pengawasan akan terus diperketat, khususnya pada jam-jam rawan, dengan pola patroli yang lebih intensif, terarah, dan terukur.



“Tidak ada ruang bagi pelaku pencurian di area kebun. Setiap tindakan ilegal akan kami tindak tegas melalui koordinasi erat dengan aparat penegak hukum,” tegasnya.



Ia menambahkan, langkah tegas ini merupakan bagian dari komitmen manajemen dalam menjaga aset perusahaan sekaligus memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan perkebunan tetap terjaga.



{Team/ Faktainews.com}

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)