Dua Hari Berturut, Aksi Pencurian Sawit di Tanjung Garbus Digagalkan; 45 Tandan TBS Berhasil Diselamatkan

Redaksi
By -
0



Deli Serdang, Faktainews.com
| Aksi pencurian tandan buah segar (TBS) kembali terjadi di areal Kebun Tanjung Garbus. Dalam dua kejadian beruntun di Afdeling II, tim pengamanan berhasil menggagalkan pemanenan ilegal dan menyelamatkan puluhan tandan sawit dari tangan pelaku.



Peristiwa pertama terjadi pada Kamis, 30 April 2026 sekitar pukul 17.00 WIB di Blok 21 TM 2018. Saat patroli rutin, petugas jaga memergoki aktivitas pemanenan tidak sah dan segera melaporkannya kepada Koordinator Keamanan (Korkam). Tim gabungan langsung bergerak melakukan pengejaran.


Namun, dua pelaku berhasil melarikan diri ke arah Dusun Serenci setelah mengetahui pergerakan petugas. Meski demikian, hasil penyisiran di lokasi menemukan delapan tandan TBS dengan estimasi berat sekitar 48 kilogram yang berhasil diamankan.



Hanya berselang beberapa jam, aksi serupa kembali terjadi pada Jumat dini hari, 1 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIB di Blok 30 TM 2018. Tim patroli kembali mendapati pemanenan ilegal dan langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.


Dalam kejadian kedua ini, empat pelaku kabur ke arah Dusun Purwodadi dengan melintasi aliran sungai. Tim pengamanan kemudian melakukan penyisiran dan berhasil mengamankan 37 tandan TBS dengan estimasi berat sekitar 222 kilogram. Selain itu, turut diamankan satu bilah egrek dan satu jaket hitam yang diduga milik pelaku.



Seluruh barang bukti dari dua kejadian tersebut kini telah diamankan di Kantor Afdeling II untuk pendataan dan pelaporan kepada manajemen kebun.



Manajer Kebun Tanjung Garbus, Zulfahmi Agustian, menegaskan bahwa kejadian berulang dalam waktu singkat menunjukkan aktivitas pencurian masih berlangsung dan memanfaatkan celah waktu serta jalur perbatasan.



“Ini bukan kejadian tunggal. Ada pola yang terus berulang, memanfaatkan titik-titik rawan sebagai jalur keluar-masuk. Karena itu, pengamanan harus diperketat secara menyeluruh,” tegasnya.



Menurutnya, wilayah perbatasan seperti Dusun Serenci dan Purwodadi kini menjadi fokus utama pengawasan. Intensitas patroli akan ditingkatkan, disertai penguatan koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum guna memastikan setiap pelaku ditindak tegas.



“Setiap kejadian menjadi bahan evaluasi. Kami pastikan pengamanan diperkuat dan tidak memberi ruang sedikit pun bagi pelaku untuk beraksi,” tegas Zulfahmi.



{Team/ Faktainews.com}

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)