![]() |
Batang Kuis, Faktainews.com | Kegelapan masih menyelimuti ruas jalan arteri di depan Sport Center, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, menuju Bandara Internasional Kualanamu, Senin (4/5/2026). Selama hampir tiga bulan terakhir, sejumlah lampu penerangan jalan di jalur vital tersebut dilaporkan mati total tanpa kejelasan perbaikan.
![]() |
| Foto : Yuli (Kepala Desa Sena) |
Kepala Desa Sena, Yuli, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya sudah mengajukan permohonan perbaikan kepada dinas terkait. Namun hingga kini, lampu penerangan di lokasi tersebut belum juga berfungsi.
“Hampir tiga bulan lampu mati. Kami sudah mengajukan permohonan perbaikan, tetapi sampai sekarang belum juga menyala,” ujar Yuli.
Ia menegaskan, ruas jalan tersebut merupakan jalur strategis dengan mobilitas kendaraan yang tinggi, terutama pada malam hingga dini hari. Minimnya penerangan tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Ini jalur utama ke bandara. Saat gelap, jarak pandang pengendara sangat terbatas, sementara kendaraan sering melaju dengan kecepatan tinggi. Risiko kecelakaan pun meningkat,” jelasnya.
Selain membahayakan keselamatan lalu lintas, kondisi gelap juga meningkatkan potensi kriminalitas. Warga menyebut sejumlah titik yang minim penerangan, termasuk di Jalan Balai Desa Sena, kerap menjadi lokasi rawan aksi kejahatan jalanan, khususnya begal.
Pemerintah Desa Sena tidak hanya meminta perbaikan lampu yang rusak, tetapi juga mengusulkan penambahan penerangan di sejumlah titik rawan. Yuli menyebut sedikitnya tiga surat resmi telah dilayangkan, dengan pengajuan terakhir sekitar satu bulan yang lalu. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut yang nyata.
Warga pun mendesak pemerintah daerah agar segera mengambil langkah cepat. Mereka menilai, sebagai akses utama menuju salah satu bandara internasional tersibuk di Sumatera Utara, kondisi jalan tersebut seharusnya menjadi prioritas penanganan.
Salah seorang warga, Kerisman, mengaku khawatir setiap kali melintasi jalur tersebut, terutama pada malam dan dini hari.
“Kalau melintas subuh atau malam hari, situasinya sangat mencekam. Jalan gelap, kendaraan melaju kencang, dan kita sulit melihat kondisi di depan. Risiko kecelakaan tinggi, belum lagi ancaman kejahatan yang sering terjadi. Kami berharap penerangan jalan ini segera diperbaiki,” ujarnya.
Pemerintah Desa Sena berharap permohonan yang telah diajukan dapat segera direspons dan direalisasikan. Mereka menegaskan, penerangan jalan bukan sekadar fasilitas pelengkap, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjamin keselamatan dan keamanan masyarakat, khususnya di jalur strategis menuju Bandara Internasional
{Team/ Faktainews.com}

