Tim PAM Bandar Klippa Kembali Gagalkan Pencurian Sawit, Satu Pelaku Dibekuk dan Digelandang ke Polsek, Dua Rekannya Kabur

Redaksi
By -
0



Batang Kuis, Faktainews.com
| Tim Pengamanan (PAM) Kebun Bandar Klippa kembali menunjukkan respons cepat dalam menjaga aset perusahaan. Aksi pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit berhasil digagalkan di areal perkebunan Afdeling IV Blok 18, Jumat (5/6/2026). Seorang pelaku bernama Asmui (35), warga Dusun III, Desa Mesjid, Kecamatan Batang Kuis, berhasil diamankan, sementara dua orang lainnya melarikan diri saat dilakukan pengejaran.



Aksi penindakan tersebut berlangsung sekitar pukul 15.59 WIB, setelah tim pengamanan melakukan patroli intensif dan pengendapan di kawasan rawan pencurian yang berada di jalur akses Pasar III Timur, Desa Mesjid.



Peristiwa bermula sekitar pukul 14.20 WIB ketika petugas jaga, Aidil dan Hakim, melaksanakan patroli rutin di areal Pasar III Blok 18. Dalam pemantauan tersebut, keduanya memergoki tiga orang terduga pelaku yang diduga tengah melakukan panen liar di kawasan perkebunan.



Menyadari adanya dugaan aktivitas ilegal, petugas segera melakukan pengendapan dan berkoordinasi dengan unsur pengamanan, mulai dari Korkam, personel BKO, hingga tim pengamanan lapangan, guna mempersempit ruang gerak para pelaku.



Operasi penindakan berlangsung cepat dan terukur. Setelah dilakukan pengejaran dari dalam areal perkebunan hingga ke kawasan perkampungan, tim PAM akhirnya berhasil membekuk satu orang pelaku di seberang parit, tepat di area permukiman warga. Sementara dua terduga pelaku lainnya berhasil melarikan diri memanfaatkan kondisi lokasi.


Dalam proses penyisiran di tempat kejadian perkara, petugas turut mengamankan 7 tandan TBS kelapa sawit dengan estimasi berat sekitar 35 kilogram yang diduga merupakan hasil panen ilegal. Seluruh barang bukti kemudian diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.



Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti digelandang ke Polsek Batang Kuis guna menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.



Manajer Kebun Bandar Klippa, Punantaras Tarigan, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi pelaku pencurian hasil perkebunan. Menurutnya, pengawasan di seluruh areal kebun akan terus diperketat melalui patroli rutin, pengendapan, serta koordinasi lintas unsur pengamanan guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.



“Setiap pelaku yang tertangkap akan diproses tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami juga mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba mengambil hasil kebun secara ilegal karena seluruh jalur rawan terus berada dalam pengawasan ketat,” tegasnya.



{Team/ Faktainews.com}

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)