Tim PAM Kebun Melati Kembali Bekuk Pencuri Sawit, Pelaku Langsung Diserahkan ke Polsek Perbaungan

Redaksi
By -
0



Perbaungan, Faktainews.com
| Tim keamanan PTPN IV Kebun Melati kembali menggagalkan aksi panen liar tandan buah segar (TBS) sawit di areal perkebunan. Seorang pelaku berhasil diamankan saat patroli rutin berlangsung di Afdeling II Blok 39, Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 17.15 WIB.



Pelaku diketahui bernama Suryanto (43), warga Desa Bingkat, yang diamankan setelah kedapatan diduga melakukan panen ilegal di kawasan kebun yang terhubung dengan akses Pringgan Kampung, jalur yang selama ini dinilai rawan dimanfaatkan pelaku untuk keluar-masuk areal perkebunan.



Pengungkapan kasus bermula saat petugas jaga Toni dan Sandi (Seksi JWM) bersama tim pengamanan melaksanakan patroli rutin di kawasan Afdeling II Blok 39. Saat menyisir area kebun, petugas mendapati aktivitas mencurigakan yang mengarah pada praktik panen liar di areal tanaman menghasilkan.



Menyadari adanya dugaan pencurian hasil kebun, petugas segera berkoordinasi dengan personel pengamanan lainnya, yakni Darbakti (Bapam), Julhamsyah (BKO Polri), Dimas Pandu (BKO), Safi’i (Danton), serta Hendro Susanto (Dandru). Tim kemudian bergerak cepat melakukan penindakan di lokasi.



Dalam operasi tersebut, pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan. Dari tangan pelaku, petugas turut mengamankan barang bukti berupa lima tandan TBS sawit dengan estimasi berat mencapai 50 kilogram, serta satu bilah arit yang diduga digunakan untuk melakukan panen ilegal.



Selanjutnya, pelaku beserta seluruh barang bukti langsung diserahkan ke Polsek Perbaungan guna menjalani proses hukum lebih lanjut.



Manajer Kebun Melati, Mojokerto Nainggolan, menegaskan pihaknya tidak memberi ruang bagi segala bentuk pencurian di areal perkebunan. Pengamanan akan terus diperketat melalui patroli rutin dan pengawasan intensif di titik-titik rawan.



“Tidak ada toleransi bagi pelaku pencurian di wilayah kebun. Siapa pun yang tertangkap akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.



Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mencoba melakukan panen liar maupun mengambil hasil kebun secara ilegal. Menurutnya, seluruh aktivitas di kawasan perkebunan saat ini berada dalam pengawasan ketat dan setiap pelanggaran akan diproses tanpa kompromi.



{Team/ Faktainews.com}

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)