Tim Keamanan Kebun Melati Kembali Gagalkan Pencurian Sawit, Pelaku Diserahkan ke Polsek

Redaksi
By -
0

 


Perbaungan, Faktainews.com
| Aksi pemanenan liar kembali terjadi di areal perkebunan PTPN IV Kebun Melati. Dalam patroli malam yang digelar Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 20.50 WIB, tim pengamanan berhasil menggagalkan upaya pencurian tandan buah segar (TBS) di Afdeling I Blok 02 tanaman menghasilkan (TM) tahun tanam 2017.



Saat menyisir area kebun, petugas jaga Satri Adiputra dan Feri Aris Sandi (Seksi JWM) mendapati aktivitas mencurigakan yang mengarah pada praktik panen ilegal. Temuan tersebut segera dilaporkan dan ditindaklanjuti bersama personel pengamanan yang terdiri dari Darbakti (Bapam), Agus Supriyono Marbun (BKO 122), Ricky Ginting (BKO Polsek), Safi’i (Danton), serta Prastowo (Dandru).



Tim bergerak cepat melakukan pengepungan di lokasi. Dari empat orang yang diduga terlibat, satu pelaku berhasil diamankan, sementara tiga lainnya melarikan diri memanfaatkan situasi gelapnya areal perkebunan.



Pelaku yang tertangkap diketahui bernama Supriadi (38), warga Tualang Gang Bersama Lingkungan II, berprofesi sebagai wirausaha. Sementara tiga pelaku lain yang berhasil kabur diketahui masing-masing bernama Giman dan Fikri, serta satu orang lainnya yang masih dalam proses identifikasi.



Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan barang bukti berupa 15 tandan TBS dengan estimasi berat total sekitar 195 kilogram. Seluruh barang bukti kemudian diserahkan ke Polsek Perbaungan untuk proses hukum lebih lanjut.



Manajer PTPN IV Kebun Melati, Mojokerto Nainggolan, menegaskan tidak akan memberi ruang bagi praktik panen liar di wilayah kerjanya. Ia mengapresiasi kesigapan tim keamanan dalam menggagalkan aksi tersebut dan memastikan patroli rutin akan semakin diperketat, khususnya di titik-titik yang selama ini rawan menjadi sasaran pencurian.



Menurutnya, panen ilegal bukan sekadar persoalan kehilangan hasil kebun, melainkan ancaman nyata terhadap stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan perkebunan. Karena itu, manajemen berkomitmen menjalankan pengawasan secara konsisten, sistematis, dan terukur, sekaligus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum agar setiap pelanggaran ditindak tegas demi memastikan kejadian serupa tidak terulang.



{Team/ Faktainews.com}

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)