Aksi Panen Liar Kembali Digagalkan Tim Keamanan Kebun Melati, Satu Pelaku Diserahkan ke Polisi

Redaksi
By -
0



Perbaungan, Faktainews.com
| Muhammad Indi (36), warga Dusun Jering Melati II, diamankan tim keamanan PTPN IV Kebun Melati saat kedapatan melakukan panen liar di areal perkebunan, Senin (20/4/2026) sekitar pukul 16.10 WIB.



Peristiwa tersebut terjadi di Afdeling I Blok 08 tanaman menghasilkan (TM) tahun tanam 2013, tepatnya di kawasan perbatasan dekat akses jalan tol yang selama ini dikenal sebagai titik rawan pencurian tandan buah segar (TBS). Saat patroli rutin berlangsung, petugas mendapati aktivitas mencurigakan yang mengarah pada praktik panen ilegal.



Petugas jaga Eriza Syahputra dan Rizky Wahyudi (Seksi JWM) segera berkoordinasi dengan personel pengamanan lainnya, yakni Darbakti (Bapam), Endra Gunawan (BKO 122), Safi’i (Danton), serta Prastowo (Dandru). Tim kemudian bergerak cepat melakukan penindakan di lokasi.



Dari tujuh orang yang diduga terlibat, satu pelaku berhasil diamankan, sementara enam lainnya melarikan diri dengan memanfaatkan kondisi di lapangan.


Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa 13 tandan TBS dengan estimasi berat total sekitar 260 kilogram. Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti diserahkan ke Polsek Perbaungan untuk proses hukum lebih lanjut.



Peristiwa ini kembali menegaskan bahwa praktik panen liar masih menjadi ancaman serius di kawasan perkebunan. Namun, intensitas patroli serta respons cepat tim keamanan terbukti efektif dalam menekan potensi kerugian dan menjaga stabilitas keamanan di lingkungan kebun.



Manajer Kebun Melati, Mojokerto Nainggolan, menegaskan pengawasan akan terus diperketat, khususnya di titik-titik perbatasan dan jalur akses yang rawan dimanfaatkan pelaku.



Ia memastikan tidak ada toleransi terhadap praktik ilegal. “Setiap pelanggaran akan kami tindak tegas melalui koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” tegasnya.



{Team/ Faktainews.com}

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)