Aksi Pencurian Sawit di Kebun Tandem Kembali Digagalkan, Dua Pelaku dan Barang Bukti Diserahkan ke Polisi

Redaksi
By -
0



Deli Serdang, Faktainews.com
| Tim Keamanan, BKO, dan Security Kebun Tandem kembali berhasil meringkus dua pelaku pencurian tandan buah segar (TBS) sawit di AFD 01 Blok 44, Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Penangkapan berlangsung dramatis setelah keduanya sempat melarikan diri dan bersembunyi di kawasan permukiman warga.



Aksi bermula saat tim keamanan melakukan patroli rutin di blok yang dikenal rawan pencurian. Dari kejauhan, petugas mendapati dua orang tengah melakukan aktivitas pemanenan liar serta melangsir buah sawit hasil curian.



Menyadari keberadaan petugas, keduanya langsung melarikan diri keluar areal kebun dan masuk ke perkampungan warga. Pengejaran dilakukan hingga salah satu pelaku diketahui bersembunyi di dalam rumah warga.



Melalui pendekatan persuasif kepada pemilik rumah, petugas akhirnya berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Keduanya kemudian dibawa ke Pos Keamanan Tandem untuk pemeriksaan awal.


Kedua pelaku yang diamankan masing-masing diketahui bernama Idris Afandi (32), warga Pondok Bambu Tandem Hulu I, dan Eka (36), warga Dusun Bambu Tandem Hulu I. Keduanya berprofesi sebagai buruh kasar.



Dari hasil pengamanan, petugas turut menyita barang bukti yang diduga kuat berasal dari aksi pencurian tandan buah segar (TBS) sawit, yakni 9 tandan sawit komedil dengan total berat sekitar ±180 kilogram, 1 bilah parang, dan 1 bilah arit.



Usai diamankan, kedua pelaku beserta barang bukti langsung diserahkan ke Polsek Binjai untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.



Manajemen Kebun Tandem menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang sedikit pun terhadap aksi pencurian hasil perkebunan yang merugikan perusahaan maupun masyarakat sekitar.



“Ini menjadi peringatan keras. Kami akan terus memperketat patroli dan pengawasan di seluruh area rawan. Tidak ada toleransi bagi pelaku pencurian, sekecil apa pun tindakannya akan diproses sesuai hukum,” tegas pihak manajemen.



Selain itu, manajemen juga mengapresiasi kerja cepat tim keamanan di lapangan yang dinilai sigap dan terukur dalam menangani kejadian hingga pelaku berhasil diamankan tanpa menimbulkan gangguan lebih luas di tengah masyarakat.



{Team/ Faktainews.com}

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)