
Deli Serdang, Faktainews.com | Dua upaya pencurian tandan buah segar (TBS) di areal Kebun Tandem berhasil digagalkan tim keamanan dalam dua operasi terpisah pada Selasa (21/4/2026). Dalam penindakan tersebut, dua remaja pelaku berhasil diamankan, sementara satu pelaku lainnya melarikan diri dan meninggalkan puluhan kilogram buah sawit di lokasi kejadian.
Penindakan pertama terjadi pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 16.10 WIB di Afdeling IV Blok TBM 01 Semayang. Tim gabungan yang terdiri dari Keamanan Rayon A Semayang, Bapam, BKO, security, serta Kapam Distrik melaksanakan patroli rutin di sejumlah titik rawan pencurian.
Dalam patroli tersebut, petugas mendapati aktivitas pelangsiran buah sawit yang mencurigakan. Setelah dilakukan pengejaran, dua pelaku berhasil diamankan di jalan saat hendak membawa hasil curian keluar areal kebun tanpa perlawanan.
![]() |
Kedua pelaku diketahui bernama Rafi Maulana (17), tidak bekerja, warga Kebun Baru Semayang, serta Adtyan Defriansyah (16), yang masih berstatus pelajar, warga Pasar Baru Semayang.
Dari tangan keduanya, petugas mengamankan barang bukti berupa 2 tandan TBS, 1 bilah arit yang diduga digunakan untuk memanen secara ilegal, serta 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa pelat nomor.
Kedua pelaku beserta barang bukti kemudian diserahkan ke Polsek Hamparan Perak untuk proses hukum lebih lanjut.
Aksi serupa kembali terjadi pada hari yang sama pada waktu berbeda, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB di Afdeling 02 Blok 20 Kebun Tandem.
Saat tim keamanan, BKO, dan security melakukan patroli, petugas kembali menemukan aktivitas pemanen liar yang sedang melangsir buah sawit. Namun, upaya penangkapan gagal setelah pelaku mengetahui kedatangan petugas dan melarikan diri ke arah perkampungan Peringgan.
Meski pelaku berhasil kabur, petugas tetap melakukan penyisiran di lokasi dan menemukan sejumlah buah sawit yang berserakan di areal kejadian.
![]() |
Dari hasil pemeriksaan, ditemukan barang bukti berupa 8 tandan TBS komidel 18 dengan total berat sekitar 144 kilogram. Seluruh barang bukti kemudian diamankan ke pos keamanan Kebun Tandem.
Manajemen Kebun Tandem menegaskan tidak akan memberi ruang bagi segala bentuk pencurian dan aktivitas ilegal di wilayah operasionalnya. Pengawasan akan terus diperketat melalui patroli intensif, khususnya di titik-titik rawan dan jalur distribusi hasil kebun.
“Setiap tindakan ilegal akan ditindak tegas tanpa kompromi sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ini komitmen kami untuk melindungi aset perusahaan dan menjaga keamanan lingkungan kebun,” tegas pihak manajemen.
{Team/ Faktainews.com}


