![]() |
Deli Serdang, Faktainews.com | Dalam rentang waktu kurang dari satu hari, Minggu (26/4/2026), tim gabungan pengamanan Kebun Tandem berhasil menggagalkan dua aksi pencurian tandan buah segar (TBS) di lokasi berbeda. Setelah penindakan pertama pada pagi hari sekitar pukul 07.20 WIB di areal Afdeling VII, petugas kembali membekuk satu pelaku lainnya dalam operasi lanjutan pada siang hari.
Peristiwa kedua terjadi sekitar pukul 13.00 WIB di areal Afdeling II Blok 01. Tim keamanan dari unsur BKO dan security yang tengah berpatroli di jalur rawan, tepatnya di pinggiran kebun tebu, memergoki aktivitas pemanenan liar di dalam areal kebun.
Petugas segera melakukan pengendapan untuk memastikan situasi. Namun saat hendak ditindak, dua pelaku berupaya melarikan diri ke arah perkampungan. Tim bergerak cepat melakukan pengepungan. Hasilnya, satu pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan, sementara satu lainnya lolos dari kejaran.
Pelaku yang diamankan diketahui bernama Dedi (45), buruh kasar asal Pasar 3 Randu, Tandem Hulu I, Binjai Utara. Dari tangan pelaku, petugas menyita 4 tandan TBS dengan estimasi berat sekitar 80 kilogram serta satu bilah egrek yang diduga digunakan dalam aksi pencurian.
Usai diamankan, pelaku dan barang bukti dibawa ke pos keamanan Kebun Tandem untuk pemeriksaan awal. Selanjutnya, pelaku diserahkan ke Polsek Hamparan Perak guna menjalani proses hukum.
Penindakan ini merupakan kelanjutan dari pengungkapan kasus sebelumnya pada hari yang sama. Rangkaian dua kejadian tersebut menegaskan bahwa aktivitas pencurian masih berlangsung intens dan terorganisir dalam satu rentang waktu.
Manajemen Kebun Tandem menilai jalur perbatasan dan akses pinggiran kebun masih menjadi titik rawan yang kerap dimanfaatkan pelaku. Karena itu, patroli akan terus diperkuat dengan pola yang lebih terukur, termasuk strategi pengendapan untuk mempersempit ruang gerak pelaku.
“Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di areal kebun. Setiap tindakan ilegal akan kami tindak tegas tanpa kompromi melalui koordinasi erat dengan Aparat Penegak Hukum,” tegas manajemen.
Rangkaian dua penindakan dalam sehari ini menjadi bukti bahwa soliditas tim pengamanan dan respons cepat di lapangan mampu menekan potensi kerugian sekaligus menjaga stabilitas keamanan di lingkungan perkebunan tetap terkendali.
{Team/ Faktainews.com}
