Aksi Pencurian Sawit di Kebun TJT Digagalkan, Hampir 2 Ton TBS Berhasil Diselamatkan

Redaksi
By -
0

 


Sumut, Faktainews.com
| Upaya pencurian tandan buah segar (TBS) sawit dalam jumlah besar berhasil digagalkan tim pengamanan PTPN IV Regional II Unit Kebun Tanjung Jati (TJT) Rayon B Kuala Madu, Sabtu (16/5/2026) dini hari. Sebanyak 90 tandan TBS dengan total berat mencapai 1.980 kilogram berhasil diamankan setelah pelaku diduga melarikan diri saat mengetahui keberadaan petugas patroli.



Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB di Afdeling IV Blok 26/Pinang II, tanaman tahun 2015, wilayah utara kebun. Aksi penyelamatan bermula saat petugas ancak, Insanu Hakimin dan M. Zidan Kurniawan, melaksanakan kontrol rutin sekitar pukul 03.00 WIB.



Ketika menyisir areal blok, keduanya menemukan indikasi mencurigakan berupa bekas kehilangan baru di pinggir jalan kebun. Curiga terjadi aktivitas ilegal, petugas langsung melakukan penyisiran lebih dalam ke area tanaman.



Kecurigaan itu terbukti. Di bawah pohon sawit, petugas menemukan puluhan tandan buah yang telah dikumpulkan dan sebagian lainnya berserakan. Kondisi tersebut mengindikasikan buah sawit telah dipersiapkan untuk diangkut keluar dari areal perkebunan.



Mengetahui adanya dugaan pencurian, petugas segera menghubungi Bapam, personel BKO, dan komandan regu (Danru) guna melakukan pengamanan terpadu. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan penyisiran ulang secara intensif untuk memastikan pelaku tidak lagi bersembunyi di dalam blok kebun.



Namun hingga penyisiran selesai dilakukan, pelaku tidak berhasil ditemukan. Petugas menduga pelaku telah lebih dahulu kabur setelah mengetahui adanya pergerakan patroli dan sorot lampu senter petugas di lokasi.



Dari hasil pengamanan, tim berhasil menyelamatkan 90 tandan TBS dengan estimasi berat rata-rata 22 kilogram per janjang, atau total mencapai 1.980 kilogram. Seluruh buah sawit kemudian dikumpulkan, dihitung, dan diangkut ke Kantor Afdeling IV (Mess BKO) untuk diamankan.



Operasi pengamanan tersebut melibatkan personel Kopka Hendri, Praka Riski, Insanu Hakimin, M. Fitra Fahrizal, M. Zidan Kurniawan, dan M. Ari Firnanda, yang bergerak cepat setelah menerima laporan temuan di lapangan.



Manajer Kebun Tanjung Jati, H. Riza M. Kasa, SP, menegaskan bahwa pengamanan di areal perkebunan akan terus diperketat, khususnya di titik-titik rawan dan pada jam-jam dini hari yang kerap dimanfaatkan pelaku untuk beraksi.



“Pengawasan akan terus kami tingkatkan, terutama pada waktu-waktu rawan. Pola patroli taktis dan koordinasi antarpetugas akan diperkuat untuk mempersempit ruang gerak pelaku pencurian. Tidak ada toleransi terhadap praktik pencurian di areal kebun,” tegasnya.



{Team/ Faktainews.com}

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)