Modus Baru Pencurian Sawit, Pelaku Beraksi di Atas Pokok Kelapa Sawit dan Berakhir di Polsek

Redaksi
By -
0




Batang Kuis, Faktainews.com
| Tim Pengamanan (PAM) Kebun Bandar Klippa kembali berhasil menggagalkan aksi pencurian di areal perkebunan. Seorang pelaku bernama Adriansyah (27), warga Jalan Pendidikan, Desa Kolam, berhasil diamankan saat kedapatan berada di atas pokok kelapa sawit di Afdeling III Blok 10, Selasa (12/5/2026).



Aksi pelaku kali ini terbilang nekat dan berbeda dari modus pencurian yang umum terjadi di kawasan perkebunan. Jika biasanya pelaku melakukan pencurian dengan cara mengegrek buah sawit dari bawah pohon, Adriansyah justru memanjat langsung ke atas pokok kelapa sawit untuk melakukan panen ilegal.



Diduga tingginya harga sawit membuat pelaku kejahatan terus mencari berbagai cara demi memperoleh keuntungan cepat dari hasil curian di areal perkebunan.



Penangkapan bermula sekitar pukul 18.13 WIB saat petugas jaga, Daendles dan Leo, melaksanakan patroli rutin dengan berjalan kaki di areal kebun. Ketika melakukan pemantauan, keduanya memergoki seorang pria berada di atas pohon kelapa sawit dengan gerak-gerik mencurigakan.



Menyadari adanya dugaan tindak pencurian, petugas segera melakukan pengendapan dan melaporkan kejadian tersebut kepada Korkam C.A. Lubis. Menindaklanjuti laporan itu, personel BKO bersama tim pengamanan langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penindakan.



Operasi berlangsung cepat dan terukur. Pelaku akhirnya berhasil diamankan tanpa perlawanan. Dalam proses penyisiran di lokasi kejadian, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu goni berondolan sawit dengan berat sekitar 15 kilogram serta satu bilah parang yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.



Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti langsung digiring ke Polsek Batang Kuis untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Manajer Kebun Bandar Klippa, Punantaras Tarigan, menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku pencurian di areal perkebunan. Ia memastikan setiap pelaku yang tertangkap akan diproses tegas melalui koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum.



“Jangan pernah mencoba melakukan pencurian di wilayah kebun. Setiap aktivitas ilegal akan kami tindak tegas tanpa kompromi. Pengamanan terus kami perkuat dan seluruh jalur rawan berada dalam pengawasan ketat,” tegasnya.



Ia juga menegaskan bahwa pengawasan di seluruh areal perkebunan akan terus diperketat, khususnya pada titik dan jalur rawan yang kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan. Patroli rutin, pengendapan, serta koordinasi lintas unsur pengamanan menjadi strategi utama dalam mempersempit ruang gerak pelaku pencurian di kawasan kebun.



{Team/ Faktainews.com}

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)