Kepergok Saat Patroli Rutin, Empat Pemanen Liar Kabur Tinggalkan 15 Tandan TBS di Kebun TJT

Redaksi
By -
0



Sumut, Faktainews.com
| Aksi pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kembali berhasil digagalkan tim pengamanan Kebun Tanjung Jati (TJT). Dalam patroli rutin yang digelar pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 01.30 WIB, petugas memergoki empat orang pelaku panen liar yang sedang beraksi di areal Afdeling II Blok 5.



Mengetahui keberadaan tim pengamanan, keempat pelaku langsung berusaha melarikan diri dengan menyeberangi sungai menuju kawasan permukiman di Desa Sei Benang. Meski para pelaku berhasil lolos dari kejaran petugas, seluruh hasil panen yang telah dikumpulkan beserta sejumlah peralatan yang digunakan untuk beraksi berhasil diamankan.



Operasi penggagalan tersebut bermula saat personel gabungan BKO TNI, BKO Brimob, dan security kebun melaksanakan patroli rutin di kawasan yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan pencurian hasil perkebunan. Saat menyisir Blok 5 Afdeling II, petugas memergoki empat orang pemanen liar yang sedang memotong tandan buah sawit.



Tanpa membuang waktu, tim langsung melakukan pengejaran. Namun, para pelaku memilih meninggalkan seluruh hasil curian dan peralatan mereka sebelum melarikan diri ke arah perkampungan dengan menyeberangi sungai.



Usai memastikan situasi aman, petugas melakukan penyisiran menyeluruh di lokasi kejadian. Hasilnya, tim berhasil mengamankan 15 tandan TBS dengan total berat sekitar 300 kilogram, satu unit angkong, satu bilah egrek, serta satu jerigen air yang diduga digunakan pelaku selama menjalankan aksinya.



Seluruh barang bukti kemudian dibawa dan diamankan ke Pos Utama Rayon A untuk proses pendataan dan pengamanan. 



Operasi tersebut melibatkan personel R. Saragih (BKO Brimob), Kuswanto (BKO TNI), Ade Sunarya (BKO TNI), Leo (BKO TNI), Supri, Iran S., M. Amin, Amri, serta petugas jaga Rudi.



Keberhasilan ini kembali menunjukkan efektivitas patroli rutin yang dilakukan tim pengamanan dalam mempersempit ruang gerak pelaku pencurian hasil perkebunan. Meski para pelaku berhasil melarikan diri, penyelamatan ratusan kilogram TBS berhasil mencegah kerugian perusahaan dan menjadi bukti bahwa pengawasan di lapangan terus berjalan secara maksimal.



Manajemen Kebun Tanjung Jati menegaskan bahwa operasi pengamanan akan terus ditingkatkan di seluruh afdeling. Patroli rutin, pengendapan, serta penyisiran di titik-titik rawan akan dilakukan secara berkelanjutan guna mencegah dan menindak setiap upaya pencurian hasil perkebunan.



Manajemen juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas panen liar maupun pengambilan hasil perkebunan secara ilegal. Seluruh areal perkebunan berada dalam pengawasan ketat oleh tim keamanan gabungan yang siap bertindak cepat terhadap setiap aktivitas mencurigakan.



"Setiap bentuk pencurian dan penguasaan hasil perkebunan tanpa hak akan kami tindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Komitmen ini merupakan bagian dari upaya perusahaan menjaga aset negara sekaligus memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan di lingkungan perkebunan," tegas Manajemen Kebun Tanjung Jati.



{Team/ Faktainews.com}

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)