
Foto: Sepeda motor Honda Vario berwarna merah bernomor polisi BK 5529 MDU milik KIA (25), yang dilaporkan dirampas dalam aksi pembegalan di kawasan Desa Aras Kabu, Kecamatan Beringin.
DELI SERDANG, Faktainews.com | Aksi pembegalan di wilayah Kecamatan Pantai Labu dan Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (27/10/2026), meresahkan masyarakat. Dua peristiwa perampasan sepeda motor yang menimpa warga di lokasi berbeda memicu kekhawatiran, terutama bagi masyarakat yang harus beraktivitas pada pagi hari untuk berangkat bekerja.
Warga pun mendesak Aparat Penegak Hukum, khususnya kepolisian, segera mengambil langkah tegas untuk mengungkap kasus tersebut dan menangkap para pelaku.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu aksi pembegalan terjadi di ruas jalan Desa Rantau Panjang, Kecamatan Pantai Labu. Dalam peristiwa tersebut, sepeda motor Yamaha Aerox berwarna biru terong milik Udin Karo (32), warga Desa Rugemuk, Dusun III, Kecamatan Pantai Labu, dirampas pelaku.
![]() |
| Foto: Sepeda motor Yamaha Aerox berwarna biru terong milik Udin Karo (32), warga Desa Rugemuk, Dusun III, Kecamatan Pantai Labu. |
Ironisnya, sepeda motor tersebut diketahui baru dibeli dan belum memiliki nomor polisi karena pelat kendaraan belum diterbitkan oleh pihak showroom.
Aksi serupa juga dialami seorang warga Desa Kampung Durian berinisial KIA (25). Korban yang hendak berangkat bekerja menjadi sasaran pembegalan di kawasan Desa Aras Kabu, Kecamatan Beringin, sekitar pukul 07.30 WIB.
Dalam kejadian tersebut, sepeda motor Honda Vario berwarna merah dengan nomor polisi BK 5529 MDU dilaporkan dirampas pelaku.
Dua peristiwa tersebut memicu kekhawatiran masyarakat terhadap keamanan di wilayah Pantai Labu dan Beringin. Warga khawatir aksi serupa kembali terjadi dan mengancam keselamatan pengguna jalan, baik pada pagi maupun malam hari.
Masyarakat meminta kepolisian meningkatkan patroli di sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan, sekaligus melakukan penyelidikan secara serius untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku.
Warga juga berharap aparat tidak hanya bergerak setelah terjadi kejahatan, tetapi memperkuat langkah pencegahan agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa dibayangi ketakutan.
Selain penindakan, langkah pencegahan dinilai penting agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman tanpa dihantui ketakutan saat melintasi jalanan di wilayah tersebut.
Warga berharap kepolisian segera menindaklanjuti laporan terkait kedua peristiwa tersebut, mengungkap pelakunya, serta memastikan keamanan masyarakat kembali terjaga.
{Reporter: Jansen.}
