
SUMUT, Faktainews.com | Keluarga korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Ngumban Surbakti, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Selayang, mendesak Unit Laka Lantas Polsek Sunggal mengusut tuntas kasus yang menimpa dua bersaudara. Mereka meminta polisi mengungkap identitas pengendara sepeda motor tanpa pelat nomor yang diduga menabrak korban, kemudian meninggalkan lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (28/9/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu, Budiman Bagun (21), warga Kelurahan Sempakata, tengah mengantar adiknya, Riski Adi Tiya Buana Bagun (10), ke sekolah dengan mengendarai sepeda motor Honda Sonic berwarna hitam-merah bernomor polisi BK 6465 AIQ.
Keduanya melaju dari arah Jalan Ngumban Surbakti menuju kawasan Simpang Pemda. Namun, setibanya di kawasan Kampung Kecil, sebuah sepeda motor tanpa pelat nomor yang melaju dari arah belakang diduga menghantam sisi kanan kendaraan korban.
Benturan keras membuat Budiman dan adiknya terjatuh ke badan jalan. Budiman dilaporkan mengalami luka serius di bagian kepala dan kaki. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan membawa kedua korban ke Rumah Sakit Murni Teguh untuk mendapatkan penanganan medis.
Setelah kondisi korban mulai stabil, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sunggal. Laporan tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk mengungkap kronologi kejadian serta mengidentifikasi pengendara yang diduga terlibat.
Namun, keluarga korban kini meminta agar proses penanganan perkara berjalan secara profesional, transparan, dan objektif. Mereka berharap tidak ada pihak yang diistimewakan dalam proses penegakan hukum.
Hairum, orang tua korban, bersama Budiman menyampaikan harapan agar Unit Laka Lantas Polsek Sunggal segera menindaklanjuti laporan tersebut dan memberikan kepastian hukum bagi korban.
“Kami meminta pihak Laka Lantas Polsek Sunggal agar kasus ini segera diproses secara adil. Jangan sampai muncul dugaan keberpihakan kepada pihak yang salah,” ujar Hairum kepada awak media, Kamis (22/10/2026).
Keluarga juga meminta penyidik menelusuri keterangan saksi mata dan informasi lain di sekitar lokasi kejadian. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengungkap identitas pengendara sepeda motor tanpa pelat nomor yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Bagi keluarga, pengungkapan kasus ini bukan sekadar persoalan mencari pihak yang bertanggung jawab, tetapi juga menyangkut kepastian hukum dan keadilan bagi kedua korban.
Mereka berharap aparat kepolisian segera memberikan perkembangan penanganan perkara serta menindaklanjuti setiap petunjuk yang tersedia sesuai ketentuan hukum.
Keluarga korban berharap perkara ini dapat diusut hingga tuntas agar peristiwa yang menimpa dua bersaudara tersebut memperoleh kejelasan dan keadilan sesuai hukum yang berlaku.
Reporter: Jansen.