
Perbaungan, Faktainews.com | Tim Pengamanan (PAM) Kebun Melati kembali menggagalkan aksi pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di areal perkebunan. Dalam patroli rutin yang digelar di Afdeling I Blok 20, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 00.20 WIB, petugas berhasil mengamankan Johan Rinaldi (33), warga Lingkungan II Gang Jering, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, yang diduga sedang melakukan panen sawit tanpa izin.
Dari tangan pelaku, Tim PAM menyita 16 tandan TBS dengan total berat sekitar 370 kilogram. Seluruh hasil panen berhasil diamankan sehingga tidak menimbulkan kerugian bagi perusahaan. Tanpa perlawanan, pelaku berikut barang bukti langsung diserahkan ke Polsek Perbaungan untuk menjalani proses hukum.
Pengungkapan kasus ini bermula saat Tim PAM Kebun Melati melakukan patroli rutin di kawasan yang dikenal rawan aksi pencurian hasil perkebunan. Saat menyisir areal Afdeling I Blok 20, petugas memergoki seorang pria yang diduga tengah memanen buah sawit secara ilegal. Berkat respons cepat petugas, pelaku berhasil diamankan di lokasi sebelum sempat melarikan diri.
Keberhasilan ini kembali menegaskan efektivitas patroli rutin yang diterapkan manajemen Kebun Melati dalam menjaga keamanan aset perusahaan. Tindakan cepat petugas tidak hanya menggagalkan aksi pencurian, tetapi juga menyelamatkan ratusan kilogram hasil produksi yang menjadi aset perusahaan.
Operasi pengamanan melibatkan petugas security Yudi dan Irwan, dengan dukungan personel Darbakti (Bapam), Riki Ginting (BKO Polri), Endra (BKO), Safi'i (Danton), Prastowo (Danru), serta Tri Nito (Admin JWM).
Manajer Kebun Melati, Mojokerto Nainggolan, menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat pengamanan di seluruh areal perkebunan dan tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk pencurian maupun panen liar.
"Setiap pelaku yang tertangkap akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Kami akan terus meningkatkan patroli dan memperkuat pengawasan agar praktik panen liar tidak mendapat ruang di Kebun Melati," tegas Mojokerto Nainggolan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas pengambilan hasil perkebunan secara ilegal. Menurutnya, seluruh areal Kebun Melati berada dalam pengawasan ketat dan setiap pelanggaran akan ditindak tegas demi menjaga keamanan aset perusahaan serta menjamin keberlangsungan operasional perkebunan.
{Team/ Faktainews.com}