Proyek Jalan Desa Paya Gambar Batang Kuis Rp2,5 Miliar Disorot, Warga: Jangan Asal Jadi, Harus Diaudit Volumenya



DELI SERDANG, Faktainews.com
| Proyek Pemeliharaan Berkala Ruas Jalan Batang Kuis–Serdang atau Jalan Pancasila, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, dengan nilai pagu mencapai Rp2,589 miliar, menjadi sorotan publik.

Proyek yang menggunakan anggaran APBD Kabupaten Deli Serdang Tahun Anggaran 2026 ini berada di Jalan Pancasila, Desa Paya Gambar, Kecamatan Batang Kuis.

Pantauan awak media Faktainews.com, Rabu (7/10/2026), menunjukkan papan informasi proyek Pemerintah Kabupaten Deli Serdang melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) telah terpasang di lokasi pekerjaan.

Dalam papan proyek tersebut tercantum sejumlah informasi yakni: 

Nama pekerjaan: Pemeliharaan Berkala Ruas Jalan Batang Kuis–Serdang (Jl. Pancasila), Kecamatan Batang Kuis.

Pelaksana: CV BINTANG JAYA

Nomor kontrak: 000.3.2/8401.4

Tanggal kontrak: 17 Juli 2026

Nilai pagu: Rp2.589.128.000

Sumber dana: APBD Tahun Anggaran 2026

Waktu pelaksanaan: 120 hari kalender.

Nilai proyek yang mencapai hampir Rp2,6 miliar membuat masyarakat meminta pekerjaan tersebut diawasi secara ketat. Terlebih, anggaran yang digunakan berasal dari APBD yang bersumber dari uang masyarakat.

Karena itu, masyarakat berharap pekerjaan tidak sekadar selesai secara administratif, tetapi benar-benar memenuhi spesifikasi teknis dan memiliki kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan.

Besarnya nilai anggaran juga memunculkan pertanyaan mengenai volume pekerjaan yang dilaksanakan di lapangan.

Seorang warga sekitar yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mempertanyakan secara terbuka volume pekerjaan yang dilaksanakan. Ia mempertanyakan panjang, lebar, hingga ketebalan jalan yang masuk dalam proyek pemeliharaan tersebut.

“Berapa panjang, lebar, dan ketebalan jalan yang dipelihara di Jalan Pancasila ini? Apakah volume hotmix, lapis pondasi agregat, prime coat, dan tack coat sudah sesuai dengan RAB? Jangan sampai ada pengurangan volume,” ujarnya.

Warga menilai keterbukaan mengenai volume dan spesifikasi pekerjaan penting dilakukan, mengingat nilai proyek mencapai miliaran rupiah.

Masyarakat juga meminta Dinas SDABMBK Kabupaten Deli Serdang selaku instansi teknis melakukan pengawasan secara serius. Pelaksanaan pekerjaan diharapkan benar-benar mengacu pada kontrak, spesifikasi teknis, gambar kerja, serta RAB.

Selain mempertanyakan volume dan mutu pekerjaan, kondisi di sekitar lokasi proyek juga mendapat perhatian.

Pantauan di lapangan terlihat tumpukan material hingga ke bagian badan jalan. Kondisi tersebut mempersempit ruang bagi kendaraan yang melintas. Tumpahan material juga menimbulkan debu yang beterbangan saat kendaraan melintas sehingga mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Kondisi ini perlu menjadi perhatian serius pihak pelaksana maupun instansi terkait. Sebab, pekerjaan berlangsung di ruas jalan utama yang setiap hari digunakan masyarakat untuk menjalankan aktivitas.

Penataan material, kebersihan area kerja, serta aspek keselamatan pengguna jalan semestinya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan proyek.

Masyarakat pun berharap pekerjaan dapat dilaksanakan secara tertib tanpa mengorbankan kenyamanan warga sekitar maupun keselamatan para pengendara yang melintas.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Deli Serdang tidak hanya memastikan pekerjaan selesai sesuai batas waktu, tetapi juga memastikan kualitas dan volume pekerjaan benar-benar sesuai dengan kontrak.

Jika dalam pelaksanaan ditemukan ketidaksesuaian, masyarakat meminta pihak yang berwenang melakukan pemeriksaan berdasarkan dokumen kontrak dan kondisi fisik pekerjaan.

“Kami minta jangan asal jadi. Jalan Pancasila ini jalan vital dan banyak dilalui warga. Kalau kualitasnya tidak baik dan asal jadi, bisa saja cepat rusak lagi. Yang rugi tetap masyarakat,” ujar warga tersebut.

Masyarakat juga meminta Bupati Deli Serdang, Inspektorat Kabupaten Deli Serdang, BPK Perwakilan Sumatera Utara, Kapolresta Deli Serdang, serta Kejaksaan Negeri Deli Serdang memberikan perhatian terhadap proyek tersebut.

Mereka berharap pemeriksaan dapat dilakukan apabila terdapat indikasi ketidaksesuaian antara pekerjaan di lapangan dengan dokumen kontrak, termasuk dari sisi volume dan mutu pekerjaan.

Hingga berita ini diterbitkan, CV BINTANG JAYA selaku pelaksana proyek maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas SDABMBK Kabupaten Deli Serdang belum dapat dikonfirmasi terkait pelaksanaan pekerjaan tersebut.

Tim awak media Faktainews.com akan terus memantau perkembangan proyek bernilai Rp2,5 miliar tersebut.

{Team/ Faktainews.com}

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama