
Deli Serdang, Faktainews.com | Tim pengamanan Kebun Tandem kembali menunjukkan respons cepat dalam menjaga aset perkebunan. Seorang pelaku pencurian brondolan sawit berhasil diamankan saat tim gabungan keamanan menggagalkan aksi pencurian di areal Afdeling III Blok 190 Bulu Cina, Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Pelaku diketahui bernama Nisan Gustian (30), warga asal Muara Gembong, Bekasi, yang saat ini berdomisili di kawasan Pasar V Bulu Cina. Ia diamankan setelah diduga melakukan pencurian brondolan sawit di dalam areal perkebunan.
Penindakan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Koordinator Keamanan (Korkam), personel BKO, serta security Afdeling III Bulu Cina saat melaksanakan patroli rutin di kawasan yang rawan terhadap praktik pencurian hasil kebun.
Peristiwa bermula ketika petugas memergoki seorang pria yang diduga tengah melangsir brondolan sawit dari dalam areal perkebunan. Menyadari adanya aktivitas mencurigakan, tim keamanan langsung bergerak cepat melakukan pengejaran guna menggagalkan aksi tersebut.
Upaya pelarian pelaku akhirnya berhasil dihentikan. Setelah sempat berusaha menghindari petugas, pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti oleh tim keamanan Afdeling III Bulu Cina.
Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa 90 kilogram brondolan sawit yang diduga hasil pencurian, serta satu unit sepeda motor Honda Supra tanpa pelat nomor yang diduga digunakan sebagai sarana mengangkut hasil curian keluar dari areal kebun.
Usai diamankan, pelaku beserta seluruh barang bukti langsung dibawa ke pos keamanan Kebun Tandem untuk proses pendataan dan pelaporan kepada pimpinan. Selanjutnya, pelaku diserahkan ke Polsek Hamparan Perak guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
Manajemen Kebun Tandem menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengamanan di seluruh wilayah operasional, khususnya di titik-titik rawan yang selama ini kerap dimanfaatkan pelaku pencurian.
“Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di areal perkebunan. Setiap pelaku yang tertangkap akan diproses sesuai hukum yang berlaku, dan pengamanan akan terus kami perketat guna mempersempit ruang gerak pelaku,” tegas pihak manajemen.
{Team/ Faktainews.com}