![]() |
Sumut, Faktainews.com | Setelah beberapa kali menggagalkan aksi panen liar di sejumlah titik, Tim Buser Keamanan Kebun Tandem bersama BKO TNI-Polri dan security kembali membendung serangkaian aksi pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di sejumlah areal perkebunan, Selasa (25/8/2026).
Dalam sehari, sedikitnya lima aksi panen liar berhasil digagalkan. Petugas mengamankan 37 TBS dengan total berat 549 kilogram, sejumlah alat panen, tiga unit sepeda motor, serta seorang pria yang diduga terlibat pencurian.
Aksi pertama terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di Afdeling V Blok 613 Kelambir. Tim keamanan Rayon B bersama BKO dan security mendapati dugaan pencurian produksi. Pelaku melarikan diri menuju perkampungan dan petugas melakukan penyisiran.
Dari lokasi, petugas mengamankan 11 TBS komedil 13 dengan berat 143 kilogram yang kemudian diserahkan kepada mandor.
Sekitar pukul 16.05 WIB, aksi kembali digagalkan di Afdeling IV Blok K2 Rayon A Tandem. Saat patroli, tim mendapat informasi adanya pemanen liar yang sedang beraksi.
Petugas langsung melakukan pengejaran. Namun, pelaku lebih dahulu kabur menuju perkampungan Bintang Terang. Dalam penyisiran, petugas menemukan TBS yang masih berserakan dan mengamankan 8 TBS komedil 17 seberat 136 kilogram.
Pengamanan berlanjut sekitar pukul 17.30 WIB di Afdeling III Blok 228 Bulu Cina. Tim keamanan, BKO dan security memergoki pemanen liar yang diduga mengambil lima tandan TBS melalui kawasan Kampung Kerani Lama.
Pelaku melarikan diri ke perkampungan. Petugas kemudian menyisir lokasi dan menemukan 5 TBS seberat 75 kilogram, satu bilah egrek serta dua sepeda motor yang diduga berkaitan dengan aksi tersebut.
Dua sepeda motor yang diamankan masing-masing Honda Beat BK 3592 AEZ dan Yamaha Vega RZ BK 4357 AFN. Dari dalam boks Honda Beat, petugas juga menemukan sebuah dompet berisi sejumlah dokumen identitas dan uang tunai Rp124.500.
Sekitar pukul 19.00 WIB, aksi pencurian kembali digagalkan di Afdeling VII Blok H Nenek, Kelumpang. Pelaku melarikan diri ke perkampungan dan meninggalkan 5 TBS komedil 15 seberat 75 kilogram serta satu unit sepeda motor Yamaha Vega R warna merah tanpa pelat nomor.
Barang bukti selanjutnya diserahkan kepada Polsek Hamparan Perak untuk kepentingan penyelidikan.
Setelah beberapa kali menggagalkan aksi panen liar di sejumlah titik, pengamanan paling menonjol terjadi sekitar pukul 20.30 WIB di Afdeling V Blok 609 Kelambir. Kali ini, tim keamanan akhirnya berhasil mengamankan seorang pria yang diduga sedang melakukan panen liar.
Pria tersebut diketahui bernama Pratio (33), warga Gang Pendidikan, Kelambir V. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan 8 TBS komedil 15 seberat 120 kilogram.
Pratio bersama barang bukti kemudian diserahkan kepada Polsek Hamparan Perak untuk menjalani proses hukum.
Manajemen keamanan memastikan patroli dan pengawasan terus dilakukan di sejumlah titik yang dinilai rawan. Koordinasi antara petugas keamanan kebun, BKO TNI-Polri dan security juga diperkuat untuk mempersempit ruang gerak pelaku.
Manajemen Kebun Tandem juga mengimbau masyarakat agar tidak mencoba mengambil hasil kebun tanpa hak. Setiap tindakan pengambilan produksi perkebunan secara ilegal akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mencoba mengambil hasil kebun. Jika ditemukan mengambil tanpa hak, akan diproses secara hukum. Kawasan kebun berada dalam pengawasan ketat,” tegas manajemen.
Pengamanan akan terus diperkuat. Patroli dan penyisiran dilakukan untuk memastikan produksi perkebunan tetap aman serta mencegah aksi pencurian kembali terjadi.
{Team/ Faktainews.com}
