![]() |
Batang Kuis, Faktainews.com | Tim Pengamanan (PAM) Kebun Bandar Klippa kembali menunjukkan respons cepat dalam menjaga aset perusahaan. Aksi pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit berhasil digagalkan di areal perkebunan Afdeling IV Blok 18, Kamis (28/5/2026) malam.
Seorang pria bernama Muhammad Afandi (23), warga Desa Mesjid, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, berhasil diamankan setelah melakukan pencurian sawit di kawasan perkebunan.
Penangkapan berlangsung sekitar pukul 21.33 WIB, usai tim pengamanan melakukan operasi pengendapan di jalur rawan pencurian yang selama ini kerap dimanfaatkan pelaku sebagai akses keluar-masuk areal kebun melalui jalur Desa Mesjid Batang Arak.
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.52 WIB ketika petugas pengamanan Rayon B bersama Korkam Ramli Saragih dan personel BKO TNI 125 melaksanakan patroli rutin serta pengendapan di kawasan Afdeling IV Blok 18. Dalam pemantauan tersebut, petugas memergoki seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan yang tengah memikul tandan buah sawit dari dalam areal perkebunan.
Menyadari adanya aktivitas ilegal, tim pengamanan langsung melakukan pengejaran. Operasi berlangsung cepat dan terukur hingga pelaku akhirnya berhasil diamankan tanpa perlawanan.
Dalam proses penyisiran di lokasi kejadian, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu tandan buah segar (TBS) dengan estimasi berat sekitar 10 kilogram. Barang bukti kemudian diamankan ke kantor Kebun Bandar Klippa sebagai bagian dari proses pendataan dan pemeriksaan awal.
![]() |
Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti digelandang ke Polsek Batang Kuis guna menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Manajer Kebun Bandar Klippa, Punantaras Tarigan, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi pelaku pencurian di areal perkebunan. Pengawasan, akan terus diperketat melalui patroli rutin, pengendapan, serta koordinasi lintas unsur pengamanan untuk mempersempit ruang gerak para pemanen ilegal.
“Seluruh jalur rawan terus berada dalam pengawasan. Kami menginstruksikan personel pengamanan untuk meningkatkan kewaspadaan agar setiap aktivitas mencurigakan dapat segera terdeteksi dan ditindak sesuai prosedur. Bagi pelaku yang tertangkap akan diproses tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba mengambil hasil kebun secara ilegal karena seluruh aktivitas di kawasan perkebunan berada dalam pemantauan ketat tim pengamanan.
{Team/ Faktainews.com}

