Tim PAM Kebun Melati Kembali Bekuk Pencuri Sawit, 7 Tandan TBS Diselamatkan, Pelaku Digelandang ke Polsek Perbaungan



Perbaungan, Faktainews.com
| Tim Pengamanan (PAM) Kebun Melati kembali menggagalkan aksi panen liar tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di areal perkebunan. Seorang pelaku, Mhd Indi (35), warga Dusun Jering, Desa Melati, berhasil dibekuk saat patroli rutin di Afdeling III Blok 50, Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Sementara seorang pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan 7 tandan TBS dengan total berat sekitar 63 kilogram serta satu bilah egrek yang diduga digunakan untuk memanen buah sawit secara ilegal. Seluruh hasil panen perusahaan berhasil diselamatkan sehingga tidak menimbulkan kerugian produksi. Usai diamankan, pelaku beserta barang bukti langsung diserahkan ke Polsek Perbaungan untuk menjalani proses hukum.

Pengungkapan kasus ini berawal ketika Tim PAM Kebun Melati melaksanakan patroli rutin di kawasan yang selama ini menjadi titik rawan pencurian hasil perkebunan. Saat menyisir areal Afdeling III Blok 50, petugas memergoki dua orang tengah memanen buah sawit tanpa hak. Menyadari aksinya diketahui, kedua pelaku berusaha kabur. Setelah dilakukan pengejaran, satu pelaku berhasil diringkus, sementara seorang lainnya berhasil meloloskan diri.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti efektivitas patroli rutin yang terus diperkuat manajemen Kebun Melati untuk menekan praktik pencurian hasil perkebunan. Selain menyelamatkan hasil produksi, tindakan cepat petugas juga mencegah potensi kerugian yang lebih besar bagi perusahaan.

Operasi pengamanan melibatkan petugas security Jefri, dengan dukungan personel Darbakti (Bapam), Safaruddin (BKO 122), Agus Marbun (BKO 122), Safi'i (Danton), dan Sukirman (Danru).

Manajer Kebun Melati, Mojokerto Nainggolan, menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk panen liar maupun pencurian hasil perkebunan. Menurutnya, patroli akan terus diperkuat dan koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum akan semakin ditingkatkan untuk menjaga keamanan aset perusahaan.

"Setiap pelaku yang tertangkap akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Kami berkomitmen menjaga seluruh areal perkebunan melalui patroli intensif dan pengawasan yang berkelanjutan agar praktik panen liar dapat ditekan," tegas Mojokerto Nainggolan.

Manajemen Kebun Melati juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas pengambilan hasil perkebunan secara ilegal. Seluruh areal perkebunan berada dalam pengawasan ketat, sehingga setiap bentuk pelanggaran akan ditindak tegas demi menjaga keamanan aset perusahaan serta menjamin keberlangsungan operasional perkebunan.

{Team/ Faktainews.com}

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama