Tim PAM Kebun Melati Kembali Ringkus Pencuri Sawit, 12 Tandan TBS Berhasil Diselamatkan, Pelaku Digelandang ke Polsek Perbaungan



Perbaugan, Faktainews.com
| Aksi pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di areal Kebun Melati kembali berhasil digagalkan. Seorang pria yang diduga melakukan panen liar, Muhammad Riyo (28), warga Sungai Tontong, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, diamankan Tim Pengamanan (PAM) Kebun Melati saat melaksanakan patroli rutin di Afdeling I Blok 08, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.

Saat diamankan, pelaku tidak melakukan perlawanan. Selanjutnya, Muhammad Riyo beserta barang bukti langsung diserahkan ke Polsek Perbaungan untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam operasi tersebut, Tim PAM berhasil menyelamatkan 12 tandan TBS dengan estimasi berat sekitar 204 kilogram. Keberhasilan ini memastikan hasil produksi perusahaan tetap aman sehingga potensi kerugian akibat aksi panen liar dapat dicegah.

Pengungkapan kasus bermula ketika Tim PAM yang terdiri dari personel security dan BKO melaksanakan patroli rutin di areal rawan kehilangan produksi. Saat menyisir Afdeling I Blok 08, petugas mendapati seorang pria sedang memanen buah sawit tanpa hak. Pelaku kemudian diamankan bersama barang bukti sebelum diserahkan kepada aparat kepolisian.

Kegiatan pengamanan melibatkan personel security Irwan dan Satria, serta didukung Darbakti (Bapam), Riki Ginting (BKO Polri), Endra (BKO), Safi'i (Danton), Prastowo (Danru), dan Tri Nito (Admin JWM).

Manajer Kebun Melati, Mojokerto Nainggolan, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk panen liar maupun pencurian hasil perkebunan yang merugikan perusahaan.

Menurutnya, pengamanan aset perusahaan akan terus diperkuat melalui patroli intensif, pengawasan di titik-titik rawan, serta koordinasi yang semakin erat dengan Aparat Penegak Hukum guna mempersempit ruang gerak para pelaku.

"Setiap pelaku yang tertangkap akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Kami terus meningkatkan pengawasan di seluruh areal rawan agar tidak ada ruang bagi pelaku panen liar maupun pencurian hasil kebun. Menjaga aset perusahaan adalah tanggung jawab bersama dan menjadi komitmen yang tidak bisa ditawar," tegas Mojokerto Nainggolan.

Manajemen Kebun Melati juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas pengambilan hasil perkebunan secara ilegal. Seluruh areal perkebunan berada dalam pengawasan ketat, sehingga setiap bentuk pelanggaran akan ditindak tegas demi menjaga keamanan aset perusahaan dan keberlangsungan operasional perkebunan.

{Team/ Faktainews.com}

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama