Tim Buser Kebun Tanjung Jati Kembali Sikat Pencuri Sawit, Satu Pelaku Ditangkap, Rekannya Kabur



SUMUT, Faktainews.com
| Aksi pencurian buah kelapa sawit kembali digagalkan Tim Buser Kebun Tanjung Jati, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Seorang pria diamankan setelah kedapatan berada di areal perkebunan bersama rekannya yang berhasil melarikan diri, Minggu (30/8/2026).

Pria yang diamankan diketahui bernama Bayu Saputra (24), warga Banjaran Tanjung Jati. Ia diamankan setelah tim mengejar dua orang yang diduga tengah melakukan panen liar di Afdeling 3, Blok 47, sekitar pukul 14.30 WIB.

Peristiwa bermula ketika petugas jaga Pos Keamanan menerima informasi dari seorang informan mengenai aktivitas pemanen liar di dalam areal kebun.

Mendapat informasi tersebut, Tim Buser yang terdiri atas Marpaung dari BKO TNI serta Azhar dan Sutris dari Security JWM langsung bergerak menuju lokasi.

Setibanya di lokasi, petugas melihat dua orang yang diduga sedang melakukan aktivitas pencurian. Tim kemudian melakukan pengejaran.

Satu orang berhasil ditangkap, sedangkan rekannya melarikan diri melalui akses keluar-masuk Desa Tanjung Jati.

Dalam pengamanan tersebut, petugas menemukan sekitar 10 kilogram brondolan sawit yang dibungkus dalam plastik. Satu bilah egrek juga diamankan dan diduga digunakan sebagai alat untuk memanen sawit.

Tidak ada TBS yang sempat dibawa keluar dari areal kebun. Menurut laporan pengamanan, tandan buah segar yang berada di lokasi juga belum sempat diambil oleh pelaku.

Pelaku kemudian dibawa bersama barang bukti ke Pos Utama Rayon A Kebun Tanjung Jati untuk pemeriksaan awal. Selanjutnya, pelaku dan barang bukti diserahkan ke Polsek Tandem guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Manajer Kebun Tanjung Jati, Tumpak Siringoringo, menegaskan pihaknya tidak akan membiarkan aksi pencurian maupun panen liar terjadi di areal perkebunan.

Ia mengatakan pengamanan akan terus diperkuat melalui patroli dan pemantauan di sejumlah titik yang dinilai rawan.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi siapa pun yang mencoba melakukan pencurian di areal kebun. Pengamanan dan patroli akan terus ditingkatkan,” tegas Tumpak.

Menurutnya, keberhasilan mengamankan satu pelaku sekaligus menyelamatkan hasil kebun menjadi bagian dari upaya menjaga aset perkebunan.

Pihak kebun juga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian dan berharap pelaku yang melarikan diri dapat segera ditemukan.

Kasus tersebut kini ditangani Polsek Tandem. Polisi juga diharapkan menelusuri keterlibatan pihak lain serta mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau pola pencurian yang sama di wilayah perkebunan.

{Team/ Faktainews.com}


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama