![]() |
Perbaungan, Faktainews.com | Suasana malam tak menyurutkan langkah Tim Pengamanan (PAM) Kebun Melati dalam menjaga areal perkebunan. Aksi pencurian tandan buah segar (TBS) kembali digagalkan setelah seorang pemuda diamankan saat melakukan panen liar di Afdeling III Blok 48, Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Pemuda tersebut diketahui bernama Dana Kurniawan (18), warga Bingkat, Dusun 9A. Ia diamankan setelah petugas memergoki dua orang yang tengah melakukan panen tanpa hak. Sementara seorang lainnya berhasil melarikan diri dan masih dalam pengejaran.
Penangkapan bermula saat Tim PAM Kebun Melati melaksanakan patroli rutin di kawasan yang menjadi salah satu titik rawan kehilangan produksi. Ketika menyisir Afdeling III Blok 48, petugas mendapati dua orang berada di areal perkebunan.
Petugas kemudian melakukan penyergapan. Satu pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan, sedangkan rekannya melarikan diri sebelum berhasil ditangkap.
![]() |
Dari lokasi, petugas mengamankan 2 tandan TBS dengan berat sekitar 18 kilogram. Satu unit sepeda motor tanpa nomor polisi yang ditemukan di lokasi juga turut diamankan sebagai barang bukti.
Pelaku bersama seluruh barang bukti selanjutnya dibawa ke Pos Induk untuk diamankan sebelum diserahkan kepada Polsek Perbaungan guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
Pengamanan tersebut melibatkan personel PAM Kebun Melati, termasuk petugas security dan personel BKO TNI. Seluruh rangkaian penangkapan berlangsung aman dan tertib.
Terpisah, saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut, Manajer Kebun Melati, Mojokerto Nainggolan, menegaskan bahwa pengamanan aset perusahaan tidak mengenal waktu. Patroli, kata dia, akan terus dilakukan secara rutin, terutama di sejumlah titik yang dinilai rawan terhadap pencurian hasil perkebunan.
Ia mengapresiasi kesigapan personel di lapangan yang tetap menjalankan patroli hingga dini hari dan berhasil menggagalkan aksi panen liar.
Menurut Mojokerto, setiap pelaku yang tertangkap akan diserahkan kepada Aparat Penegak Hukum untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga meminta seluruh jajaran pengamanan meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat koordinasi dalam menjaga aset serta hasil produksi Kebun Melati.
“Kami akan terus memperkuat patroli dan pengawasan di seluruh areal kebun. Tidak ada ruang bagi praktik pencurian maupun panen liar yang merugikan perusahaan,” tegas Mojokerto.
{Team/ Faktainews.com}

